Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Siap-Siap Putin, Polandia Kirim Senjata Pembunuh ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock menyatakan bahwa pihaknya mempersilahkan Polandia untuk mengirim tank Leopard buatan Jerman ke Ukraina untuk membantu Kyiv melawan invasi Rusia jika Warsawa mengajukan permintaan seperti tersebut.
"Jika kami ditanya pertanyaan itu, maka kami tidak akan menghalangi," kata Baerbock kepada televisi LCI setelah pertemuan puncak Prancis-Jerman di Paris, dikutip AFP, Senin (23/1/2023).
"Kami tahu betapa pentingnya tank-tank ini dan inilah mengapa kami mendiskusikannya sekarang dengan mitra kami. Kami perlu memastikan nyawa orang terselamatkan dan wilayah Ukraina dibebaskan."
Baerbock, yang mewakili Partai Hijau dalam koalisi berkuasa Kanselir Demokrat Sosial Olaf Scholz, mengatakan bahwa Polandia belum membuat permintaan resmi. Komentarnya muncul saat Berlin menolak tekanan dari Kyiv untuk mengirim sebagian stok tank Leopard miliknya ke Ukraina.
Polandia telah mengumumkan siap mengirimkan 14 tank Leopard ke Kyiv tetapi Perdana Menteri Mateusz Morawiecki mengatakan dia sedang menunggu "pernyataan yang jelas" dari Berlin apakah negara yang memiliki Leopard dapat mentransfernya ke Ukraina.
Dia juga menggambarkan penolakan Jerman untuk mengirim tanknya sendiri ke Ukraina sebagai "tidak dapat diterima". "Orang yang tidak bersalah meninggal setiap hari," kata agen PAP.
Dalam pernyataan bersama hari Sabtu, para menteri luar negeri dari tiga negara Baltik mendesak Jerman "untuk menyediakan tank Leopard ke Ukraina sekarang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Jumat bahwa "tidak ada alternatif" selain bagi Barat untuk memberikan tank-tank berat kepada Ukraina.
Laporan awal pekan ini mengindikasikan Jerman akan setuju untuk melakukannya hanya jika AS menyediakan tanknya juga. Washington mengatakan pengiriman tank Abrams ke Ukraina tidak layak, dengan alasan kesulitan dalam pelatihan dan pemeliharaan.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan