Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kronologi Buaya Mahakam 'Antar' Jasad Balita Tenggelam
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi seekor buaya di Sungai Mahakam yang 'mengantarkan' jasad balita Muhammad Ziyad Wijaya (4 tahun) yang tewas tenggelam, viral di media sosial.
Tim SAR mengungkapkan bagaimana detik-detik buaya tersebut membawa jasad Ziyad. Bocah malang yang sebelumnya dilaporkan hilang itu, diseret sang buaya dengan cara digigit pada bagian punggug.
"Pada saat itu buaya menarik menggigit punggung bocah itu menggunakan mulut," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kaltim, Melkianus Kottakepada detikSulsel.
Melkianus menerangkan orang yang pertama kali melihat buaya membawa jasad bocah tersebut adalah salah satu petugas keamanan di sekitar lokasi. Saat itu sekuriti melihat buaya tengah berenang dengan membawa tubuh korban.
"Itu dari tengah sungai buayanya berenang jaraknya sekitar 200 meter itu lalu ke pinggir sungai," tuturnya.
Saat berada di pinggir sungai, buaya tersebut sempat tenggelam sambil membawa tubuh korban sebanyak 3 kali. Saat kali ketiga buaya tersebut melepaskan jasad bocah tersebut.
"Saat upaya ketiga, tubuh korban muncul, sedangkan buaya itu sudah menjauh," paparnya.
Melihat buaya menjauh, keluarga korban kemudian mendatangi jasad Ziyad menggunakan kapal dan membawanya ke darat.
Dari informasi tim SAR, pihak keluarga korban memang meyakini sang anak akan ditemukan. Hanya saja mereka tidak menyangka dengan cara seperti itu.
"Dari informasi tim yang di lapangan, memang ada perkataan keluarga korban bahwa korban akan ditemukan, tapi tidak seperti itu," terangnya.
Ziyad dikabarkan tenggelam saat bermain di Sungai Mahakam, Jumat (20/1) dan ditemukan tewas setelah 2 hari hilang. Jasad korban dibawa oleh seekor buaya muara ke keluarganya yang berada di tepi sungai.
Penjelasan Ahli
Merespons fenomena tersebut, Ahli Herpetologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amir Hamidy mengatakan peristiwa itu bisa terjadi secara alami karena insting buaya yang kerap memindahkan mangsa.
Menurutnya buaya tersebut kemungkinan akan menjadikan jasad balita sebagai mangsa.
"Kita melihat dia (buaya) seakan-akan mengantarkan jenazah. Tapi sebenarnya, kebetulan saja ketika manusia menemukan, buayanya menghindar terus mangsanya ditinggal," kata Amir kepada CNNIndonesia.com.
Amir mengatakan buaya memang tidak langsung memakan mangsa bulat-bulat layaknya ular. Buaya biasa menenggelamkan mangsanya beberapa hari dan menyembunyikannya di bawah akar-akar bawah sungai.
Hal tersebut dilakukan agar mangsanya membusuk sehingga lebih mudah dicerna buaya. Amir menduga buaya akan memindahkan mangsanya untuk dibawa ke teritori yang lebih aman.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan