Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Sandiaga Akhiri Isu Pindah PPP: Saya Kader Gerindra, Patuh ke Prabowo
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sandiaga Akhiri Isu Pindah PPP: Saya Kader Gerindra, Patuh ke Prabowo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahudin Uno menyebut isu kepindahannya ke PPP yang ramai belakangan diberitakan hanyalah sebuah kesalahpahaman. Sandi menegaskan dirinya saat ini masih sebagai kader Gerindra dan akan tunduk kepada Ketua Umum Prabowo Subianto, termasuk soal pencalonan presiden.
"Per hari ini saya di Gerindra sebagai kader Gerindra dan memang tidak pernah, waktu itu memang disalahpahami disalahartikan," ucap Sandi di kompleks perlemen, Jakarta Rabu (25/1).
Pernyataan itu disampaikan Sandi sekaligus mengklarifikasi soal kehadirannya di acara peresmian Sekretariat Bersama koalisi partainya dengan PKB pada Senin (23/1).
"Untuk kedatangan saya di Sekber sekali lagi ini merupakan kewajiban saya sebagai kader dan kebetulan diundang,"imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Sandi mengaku dirinya juga mendapat pesan khusus dari Prabowo. Kepada dirinya, Prabowo berpesan untuk tetap bersilaturahmi dan berkoordinasi, terlebih menjelang akhir tahapan Pemilu.
"Sekarang hampir setiap minggu kita berkomunikasi, saya memberikan update mengenai kegiatan dan banyak undangan yang saya terima bukan hanya dari satu partai tapi dari beberapa partai," katanya.
Perihal pencalonan untuk Pilpres 2024, Sandiaga mengaku enggan mengungkap lebih jauh soal itu. Sebab menurut Sandi, karena isu pencalonan presiden itulah timbul salah paham soal isu kepindahannya ke PPP.
"Untuk capres dan cawapres ini murni prerogatif pimpinan partai politik, jadi saya tidak akan menjawab dan itu salah satunya yang menimbulkan kesalahpahaman kemarin," kata pria yang juga dikenal sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu.
Isu kepindahan Sandi ke PPP kembali menguat menyusul pernyataannya yang mengaku tak main-main maju di Pilpres 2024. Sandi menyadari partainya telah menetapkan Prabowo sebagai capres.
Namun, Sandi menegaskan keputusan final soal pencalonan telah final hanya jika telah dibawa ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Sampai nanti ke KPU itulah yang final. Jadi selama tentunya, kita menunggu keputusan final itu, tentunya kita memberikan penguatan," kata Sandi akhir Desember lalu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan