Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bus Arema Diserang, Asisten Pelatih Dibawa ke Rumah Sakit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bus yang membawa pemain dan ofisial Arema FC dilempari batu di Sleman hingga kaca-kacanya pecah. Selain beberapa pemain, Asisten Pelatih Kuncoro juga terluka di bagian lutut.
"Yang kita tahu adalah Asisten Pelatih Arema Kuncoro yang mengalami luka di lutut," ujar Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto dalam keterangannya, Kamis (26/1/2023).
Kuncoro dilarikan ke RS JIH Solo untuk mendapatkan perawatan. Sebab, ia mengalami luka yang cukup serius di lututnya. Luka tersebut akibat pecahan kaca dan lemparan batu.
"Beberapa yang terluka terkena pecahan kaca dan lemparan. Termasuk Asisten Pelatih Kuncoro harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," imbuh Tatang.
Tatang memastikan semua pemain dan ofisial dalam kondisi selamat. Tatang juga menyebut, beberapa pemain yang mengalami luka di antaranya Adilson Maringa dan Achmad Figo. Mereka mengalami luka di tangan.
Ia menjelaskan, Manajemen Arema telah meminta tim medis untuk memastikan lebih jauh soal kondisi semuanya. Baik pemain maupun ofisial.
"Lebih jauh lagi terkait kondisi pastinya, tim medis akan melakukan pemeriksaan," ungkapnya.
Peristiwa pelemparan bus terjadi usai laga PSS Sleman vs Arema. Laga itu digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Kamis (26/1/2023) pukul 16.00 WIB. Laga berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. (Sumber: Detik.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan