Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Nilai Investasi KEK Kura-Kura di Serangan Denpasar Dikalkulasi Bisa Sentuh Rp187,2 Triliun
bbn/suara.com/Nilai Investasi KEK Kura-Kura di Serangan Denpasar Dikalkulasi Bisa Sentuh Rp187,2 Triliun.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hadir untuk meninjau kawasan Kura-Kura, Bali, pada Sabtu (4/2/2023). Kawasan yang berada di Pulau Serangan, Denpasar ini akan masuk sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kedua setelah KEK Sanur.
Dalam pernyataannya, proyek tersebut diperkirakan nilai investasinya akan mencapai Rp104 Triliun dalam 30 tahun. Hingga tahun 2052 itu juga, diharapkan bisa menyerap tenaga kerja mencapai 99 ribu orang.
“Harapannya ini total investasi yang bisa dicapai sebesar Rp 104 triliun dalam 30 tahun dan jumlah tenaga kerjanya 99 ribu sampai tahun 2052,” ujar Airlangga.
Nilai investasi sebesar Rp104 triliun tersebut nantinya didapat dari investor swasta yang masuk. Airlangga menyampaikan dengan nilai investasi tersebut, dia percaya diri menargetkan akan meningkatkan nilai investasi hingga 1,8 kali nilai awal yang jika dihitung mampu mencapai Rp187,2 triliun.
“Potensinya tentu sekitar Rp104 triliun, ini yang tentu dipakai untuk bisa berada dalam satu kawasan. Tentu kawasan pariwisata angka Rp104 triliun ini angka yang besar. Rp104 triliun investasi ya Rp104 triliun investasi, tapi tentu multiplier effectnya bisa 1,8 kali,” tambah dia.
KEK di Kura-Kura ini direncanakan akan mulai dibangun segera setelah Peraturan Pemerintah disahkan. Berbeda dengan KEK Sanur yang mengusung kawasan wisata kesehatan, KEK Kura-Kura selain mengusung KEK pariwisata juga akan mengunggulkan riset dan pendidikan.
Di tanah yang luasnya sekitar 500 hektar tersebut rencananya akan dibangun sekolah internasional hingga marina yang disebut belum ada di Indonesia. Selain itu, KEK Kura-Kura juga akan dicoba agar bisa menjadi tempat transit kapal pesiar.
“Yang dibangun di sini beragam, jadi tidak hanya hotel seperti banyak yang ada di bali, tapi nanti ada sekolah internasional, ada wellness, hospitality school, ada marina yang belum kita punya di indonesia. Jadi kalau kita lihat di kapal asing pesiar itu semua mampir di Singapura atau Thailand atau Darwin,” ujar Presiden Direktur PT Bali Turtle Island Development, Tuti Hadiputranto.
Dalam jangka pendek selama 5 tahun, kawasan tersebut diperkirakan sudah beroperasi dengan menanam investasi sebesar Rp 12 triliun dan sudah menyedot 5 ribu tenaga kerja. Untuk diketahui, Kura-Kura Bali disetujui untuk menjadi KEK oleh Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Dewan Nasional KEK pada 12 Januari 2023 lalu. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2289 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1839 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1579 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1025 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun