Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tokoh Aktivis 1998 Pius Lustrilanang Bedah Buku di Unram
BERITABALI.COM, NTB.
Universitas Mataram (Unram) menggelar kuliah umum dan bedah buku Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera) Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dome Prof H Sunarpi Unram ini menghadirkan tokoh gerakan Reformasi 1998, Pius Lustrilanang.
Pius hadir selaku keynote speaker sekaligus pelaku sejarah gerakan Reformasi 1998 menjelaskan, buku tersebut memuat banyak tentang perjuangan mahasiswa dari seluruh Indonesia, saat menggulirkan reformasi.
Buku berisi 308 halaman, ditulis Teddy Wibisana, Nanang Pujalaksana, dan Rahadi T Wiratama. Perjuangan mereka patut diketahui masyarakat luas, terutama mahasiswa karena dapat membuka wawasan dan khasanah pengetahuan dan juga dapat memotivasi mahasiswa tentang bagaimana seharusnya mengelola dan menata gerakan.
"Ini buku sejarah, buku yang bisa menjadi model perjuangan yang bisa diaplikasikan oleh mahasiswa sekarang,” tegasnya.
Secara garis besar, buku ini memaparkan mengenai Aldera yang memainkan peranan penting dalam interaksi perlawanan atas rezim. Bukan hanya menarik untuk dibaca, tetapi kecermatan gerakan ini, menangkap dinamika sosial politik tetap relevan untuk diadopsi pada etape-etape tertentu.
Pius yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menerangkan, sikap kritis mahasiswa juga akan selalu ada dan muncul, apabila ada kebuntuan di dalam penyerapan aspirasi rakyat. Atau kebijakan yang bertentangan dengan keinginan masyarakat banyak. Dan Aldera membantu melakukan advokasi bagi masyarakat.
Melalui buku ini, mahasiswa dapat terilhami untuk senantiasa bersikap kritis. Karenanya, ia mengajak pemuda dan mahasiswa agar mengingat sekaligus melanjutkan perjuangan reformasi dan demokrasi.
”Kepada mahasiswa maupun aktivis di mana pun berada, saya menyerukan untuk tetap konsisten menjaga reformasi yang diperjuangkan bersama-sama, dan jangan satu pun berubah menjadi pengkhianat,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan