Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Benny Wenda Desak OPM Bebaskan Pilot Susi Air Yang Disandera
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Organisasi Kemerdekaan Papua Barat dan Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Barat (ULMWP) Benny Wenda meminta Organisasi Papua Merdeka (OPM) membebaskan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera sejak dua pekan lalu.
Mehrtens merupakan warga Selandia Baru. Kepada Radio New Zealand, Benny menegaskan tak memaafkan tindakan penyanderaan itu dan meminta OPM membebaskan Mehrtens secara damai.
Lebih lanjut, dalam wawancara itu Benny juga menyampaikan simpati untuk warga Selandia Baru dan keluarga Mehrtens atas insiden itu.
Ia menilai kejadian tersebut salah satu dampak lantaran Indonesia menolak kunjungan Komisaris Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengunjungi Papua.
Pada 2018, Presiden Joko Widodo mengundang langsung Komisioner HAM PBB untuk berkunjung ke Papua. Namun, hingga kini tidak ada kejelasan dari pemerintah terkait progres dari rencana lawatan itu.
"Jadi yang terjadi saat ini adalah peringatan kepada Indonesia untuk mengizinkan Komisaris Tinggi PBB untuk HAM berkunjung, yang mereka abaikan selama bertahun-tahun," ujar Benny kepada Radio New Zealand, Selasa (21/2).
Ia kemudian berujar, "Kami tak bermusuhan [dengan Selandia Baru]. [Hubungan] kami sangat baik."
Benny lalu mengatakan Selandia Baru merupakan pendukung kuat Papua Barat. Ia juga mengungkapkan Indonesia harus mempertimbangkan tuntutan OPM.
Mehrtens menjadi sorotan usai disandera OPM sejak 7 Februari lalu. Ia dilaporkan menghilang tak lama setelah kelompok tersebut membakar pesawat Susi Air di Nduga.
Beberapa hari kemudian pemerintah Indonesia mengonfirmasi bahwa Philip disandera OPM.
Belakangan, Indonesia sudah mengetahui titik koordinat pilot Susi Air itu. Namun, sejauh ini aparat belum melakukan tindakan pembebasan karena Selandia Baru meminta tak ada kekerasan saat operasi pembebasan warganya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan