Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Rugi Parah, Rusia Terpaksa Pakai Tank Tua 60 Tahun Gempur Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia terpaksa menggunakan tank tua yang sudah berusia 60 tahun, karena mengalami kerugian besar dalam perang melawan Ukraina.
Menurut informasi intelijen dari Kementerian Pertahanan Inggris, militer Rusia mengerahkan 800 tank tempur utama (MBT) T-62, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1961 dari penyimpanan.
Penggunaan tank tua ini untuk menggantikan kerugian dari konflik yang sedang berlangsung selama lebih dari satu tahun terakhir.
Selain tank, Moskow juga mengerahkan kendaraan pengangkut personel berlapis baja BTR-50 dalam jumlah besar ke Ukraina, untuk pertama kalinya.
Kendaraan pengangkut personel yang pertama kali diperkenalkan pada perang 1964 ini, diduga akan dikerahkan dalam jumlah besar karena perang terus berlanjut.
Meski sudah berusia puluhan tahun, beberapa dari kendaraan militer ini sudah mengalami beberapa peningkatan. Terutama keefektifannya untuk digunakan pada malam hari.
Tapi tentunya ada kekurangan di beberapa bagian, seperti tidak adanya bahan peledak reaktif modern pada kedua kendaraan militer tersebut.
"Ada kemungkinan bahwa unit-unit 1st Guards Tank Army, yang selama ini menjadi pasukan tank utama Rusia, akan didukung dengan kehadiran T-62 untuk menutupi kerugian sebelumnya," kata laporan intelijen Kemenhan Inggris, dikutip dari Independent.
Langkah ini diambil setelah kepala pasukan tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Progozhin, meminta amunisi tambahan untuk pasukannya di sekitar kota Ukraina timur.
"Jika Wagner mundur dari Bakhmut sekarang, seluruh front akan runtuh. Situasinya tidak kondusif bagi semua formasi militer yang melindungi kepentingan Rusia," kata Progozhin.
Kabar ini juga muncul setelah adanya laporan bahwa tentara Rusia kemungkinan besar menggunakan 'sekop', sebagai alternatif senjata di medan perang.
Hingga kini, Rusia diperkirakan telah mengalami kerugian sekitar 1.780 tank, sejak awal konflik dengan Ukraina pada Februari 2022.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan