Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel dan Palestina Jalin Kesepakatan Jelang Ramadan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para pejabat Israel dan Palestina sepakat mengekang kekerasan dan hasutan jelang Ramadan. Mereka melakukan pembicaraan yang menekankan perlunya mencegah tindakan mengganggu di tempat-tempat suci Yerusalem.
Kedua pihak juga menegaskan kembali komitmen yang dibuat pada pertemuan di Aqaba bulan lalu, termasuk janji Israel untuk menghentikan pembahasan unit pemukiman baru selama empat bulan.
Hal ini disampaikan dalam pernyataan bersama setelah pembicaraan di Mesir yang dihadiri oleh pejabat Amerika Serikat (AS), Mesir dan Yordania pada Minggu (19/3/2023). Namun, mereka belum memberikan rincian lebih lanjut tentang mekanismenya.
"(Pejabat Israel dan Palestina) sepakat untuk membentuk mekanisme untuk mengekang dan melawan kekerasan, hasutan dan pernyataan serta tindakan yang menghasut, yang akan dilaporkan ke pertemuan baru di Sharm el-Sheikh bulan April," menurut pembicaraan, dikutip Reuters.
"Para pihak dalam pembicaraan juga menekankan perlunya baik Israel maupun Palestina untuk secara aktif mencegah tindakan apa pun yang akan mengganggu kesucian tempat-tempat suci Yerusalem selama bulan suci Ramadhan," tambah pernyataan bersama tersebut.
Pertemuan Aqaba pada 26 Februari gagal menghentikan kekerasan di lapangan meskipun Israel dan Palestina berjanji untuk mengurangi eskalasi yang diulangi pada pembicaraan di resor Mesir Sharm el-Sheikh kemarin.
Selama setahun terakhir, pasukan Israel telah melakukan ribuan penangkapan di Tepi Barat (West Bank) dan membunuh lebih dari 200 warga Palestina, termasuk pejuang dan warga sipil. Sementara lebih dari 40 warga Israel dan 3 warga Ukraina tewas dalam serangan Palestina.
Tepi Barat yang diduduki Israel telah mengalami gelombang konfrontasi dalam beberapa bulan terakhir. Serangan militer Israel hampir terdengar setiap hari di sana dan meningkatnya kekerasan oleh pemukim Yahudi, di tengah rentetan serangan oleh warga Palestina.
Pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, terkadang terjadi bentrokan antara polisi Israel dan Palestina, terutama di sekitar kompleks Masjid al-Aqsa Yerusalem, situs tersuci ketiga Islam yang dipuja sebagai Temple Mount oleh orang Yahudi. Ramadan tahun ini bertepatan dengan Paskah Yudaisme dan Paskah Kristen.
Pada Minggu, seorang pria bersenjata Palestina menembaki pasangan Israel di mobil mereka di Huwara dan melukai pria itu.
Insiden itu menggemakan serangan serupa di kota yang sama selama pembicaraan Aqaba bulan lalu, ketika seorang pria bersenjata dari kelompok militan Hamas membunuh dua pemukim di sebuah mobil.
Para pemukim menanggapi serangan itu dengan membakar rumah dan mobil warga Palestina, yang menewaskan sedikitnya satu orang Palestina. Amukan ini disebut sebagai "Pogrom" yang oleh seorang komandan tentara senior.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun