Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ngeri PD 3 Jadi Kenyataan, Pengebom AS Nekat Dekati Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Ketegangan antara Rusia dengan Amerika Serikat (AS) kian meningkat. Dalam sepekan terakhir, konflik antara kedua memanas di udara dan makin meningkatkan potensi pecahnya Perang Dunia 3.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan sebuah jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia diperintahkan mengudara ke atas Laut Baltik pada Senin (20/3/2023). Hal itu dilakukan setelah dua pengebom strategis AS terbang ke arah perbatasan Rusia.
Perkembangan itu menyusul jatuhnya drone AS pada 14 Maret ke Laut Hitam setelah dicegat oleh jet Rusia dalam bentrokan militer langsung pertama yang diketahui antara Rusia dan AS sejak Negeri Beruang Merah menyerang Ukraina pada Februari tahun lalu.
"Pada 20 Maret, fasilitas radar pasukan pertahanan udara distrik militer Barat yang bertugas di Laut Baltik mendeteksi dua target udara yang terbang ke arah perbatasan negara Federasi Rusia," kata kementerian itu di aplikasi pesan Telegram, dikutip dari Reuters.
Dikatakan bahwa targetnya adalah pengebom strategis B52H milik Angkatan Udara AS. Adapun jet tempur Sukhoi Su-35 mengudara untuk mencegah pelanggaran perbatasan.
"Setelah pesawat militer asing menjauh dari perbatasan negara Federasi Rusia, pesawat tempur Rusia kembali ke pangkalan udaranya," jelas pernyataan tersebut.
Kementerian itu mengatakan penerbangan Su-35 sangat sejalan dengan aturan internasional tentang penggunaan wilayah udara. "Tidak ada pelanggaran perbatasan negara Federasi Rusia yang diizinkan," katanya.
Sebelumnya, sebuah jet tempur Rusia menjatuhkan pesawat tak berawak atau drone Angkatan Udara AS di atas Laut Hitam pada 14 Maret.
Komando Eropa AS mengatakan pesawat tak berawak Reaper MQ-9 dan dua pesawat Su-27 Rusia terbang di atas perairan internasional di atas Laut Hitam ketika salah satu jet Rusia dengan sengaja terbang di depan dan membuang bahan bakar ke pesawat tak berawak itu beberapa kali.
Pesawat tersebut kemudian menabrak baling-baling drone tersebut, mendorong pasukan AS untuk menjatuhkan drone MQ-9 di perairan internasional.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan