Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Koster Kukuhkan Pengurus Badan Pengelola Kawasan Besakih, Karya IBTK Jadi Ujian Pertama
beritabali/ist/Koster Kukuhkan Pengurus Badan Pengelola Kawasan Besakih, Karya IBTK Jadi Ujian Pertama.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gubernur Bali, I Wayan Koster mengukuhkan pengurus badan pengelola kawasan suci Pura Agung Besakih pada Jumat (24/3/2023) yang bertempat di wantilan audio visual parkir Manik Mas, Besakih, Rendang, Karangasem.
Dalam kesempatan itu, Koster mengukuhkan enam orang sebagai pengurus badan pengelola kawasan suci Pura Agung Besakih diantaranya, I Gusti Lanang Muliarta sebagai Kepala Badan, I Wayan Mastra sebagai Sekretaris Badan, Ni Wayan Sutari sebagai Kepala Satuan Pengawas Internal dan Managemen Risiko.
I Gusti Bagus Karyawan sebagai Kepala Bidang Operasional dan Pelayaran, Ni Wayan Sartika Wati sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset dan Pengembangan Usaha dan Ida Bagus Suyasa sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Keamanan.
"Ke-6 nya ini berasal dari Karangasem, satu diantaranya berasal dari Desa Besakih. Saya berharap pengurus ini nantinya betul - betul solid, bekerja dengan kordinasi yang baik dan sinergi yang baik serta yang paling penting memiliki spirit untuk ngayah," kata Koster.
Koster juga mengatakan, dengan latar belakang yang dimiliki oleh Kepala Badan Pengelola, I Gusti Lanang Muliarta yang diketahui sempat menjabat sebagai direktur salah satu bank swasta nasional ini, ia percaya fasilitas kawasan suci yang dibangun dengan anggaran hingga Rp900 miliar tersebut bisa dikelola dengan profesional.
"Lanang Muliarta ini kebetulan adik kelas saya di Institut Teknologi Bandung (ITB), selain karir yang bagus, beliau juga sudah cukup umur dan saat ini sudah kerap melakukan aktivitas sosial. Rasanya beliau juga sudah cukup uang, jadi saya kira untuk urusan keuangan sudah mencukupi sehingga nantinya tidak lagi aneh aneh saat menjadi pengurus. Sebelum memutuskan, saya juga sudah kantongi track record-nya dulu," terang Koster.
Setelah dikukuhkan, Koster juga berharap badan pengelola langsung bekerja dan melengkapi struktur pegawai yang dibutuhkan sesuai dengan kompetensinya, sehingga tidak ada lagi sekongkol atau asal comot dalam memasukkan tenaga kerja.
Ia juga menambahkan dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, nantinya pelaksanaan upacara ini akan menjadi ujian pertama bagi pengurus yang dikukuhkan. Untuk itu Koster meminta agar setelah dikukuhkan pengurus langsung bekerja.
"Mulai tertibkan, pengurus harus berani tegas kepada siapapun, meskipun itu Gubernur, Bupati kalau tidak tertib parkir kerek saja mobilnya bawa ke tempat parkir. Usai pengukuhan ini, dalam waktu 6 bulan akan kita evaluasi, kalo sampai 6 bulan tidak perform kita akan ganti," tegas Koster.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8146 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5678 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2401 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan