Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Panen Bawang Putih, Petani Curhat Kesulitan Pasarkan Hasil Panen ke Bupati Gede Dana
beritabali/ist/Panen Bawang Putih, Petani Curhat Kesulitan Pasarkan Hasil Panen ke Bupati Gede Dana.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemasaran hasil panen selama ini kerap menjadi kendala yang dihadapi oleh sebagian besar petani di Kabupaten Karangasem disamping ancaman hama dan cuaca ekstrem.
Seperti diungkapkan oleh salah seorang petani, Jero Gede Suparta. Ia dan para petani lainnya di Banjar Dinas Pura, Desa Sebudi, Selat, Karangasem cukup kesulitan untuk memasarkan hasil panen mereka. Selama ini hasil panen mereka hanya dijual ke warung-warung atau pun ke pasar terdekat dengan harga yang relatif murah.
"Kendala kami di pemasaran, semoga nantinya bisa difasilitasi untuk pemasaran hasil panen kami sehingga bisa terjual dengan harga yang sesuai," ujarnya saat panen bawang putih di lahan garapan kelompok tani Catur Amerta Sari, Banjar Dinas, Pura, Desa Sebudi, Selat, Karangasem, Kamis (13/4/2023).
Hasil panen Bawang Putih kelompok tani yang berangotakan sekitar 33 orang petani ini terbilang cukup bagus, dimana satu hektar lahan perkebunan mampu menghasilkan sekitar 9,88 Ton Bawang Putih, jumlah tersebut melampaui perkiraan dimana sebelumhya satu hektar lahan normalnya diperkirakan hanya mampu mengasilkan 7,5 Ton bawang untuk putih sekali panen.
Bawang Putih yang dipanen ini merupakan hasil dari bibit bawang putih bantuan dari pemerintah pusat dengan jenis varietas sangga sembalun yang didatangkan dari wilayah Lombok. Untuk di Kabupaten Karangasem mendapatkan bantuan bibit bawang putih sebanyak 14 Ton yang diberikan kepada kelompok tani diwilayah Kubu dan Selat seperti Kelompok tani Catur Amerta Sari ini.
Selain mendapat bantuan bibit, para petani ini juga didampingi dalam hal pemeliharaan termasuk juga dibantu untuk pupuk padat dan cair hingga memasuki masa panen sekitar 120 hari sejak penanaman bibit.
Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana didampingi oleh Kadis Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah hadir langsung pada kegiatan panen bawamg putih tersebut mengaku cukup heran terdapat lahan pertanian yang subur disana. Ia mengira wilayah Banjar Dinas Pura ini didominasi oleh lahan berpasir, namun ternyata ada lahan pertanian yang cukup luas dan telah dikelola secara turun temurun.
"Saya kira disini didominasi lahan berpasir, ternyata ada pertanian sebaik ini. Dengan potensi yang ada ini, saya berharap kepada Dinas Pertanian agar bisa mengambangkan pertanian Hultikultural dengan pembinaan, penyuluhan agar hasil bagus, termasuk juga pemasaran dan pengangkutannya, sehingga biaya produksi petani lebih rendah, agar semangat petani bisa tinggi dalam bertani," kata Bupati Gede Dana.
Baca juga:
Bupati Gede Dana Resmikan Antrean Online dan Dibukanya Poliklinik Syaraf di RSUD Karangasem
Gede Dana mengaku sangat bersyukur dan senang karena masih ada masyarakat yang semangat bertani, hal ini juga agar bisa ditiru oleh anak - anak muda, karena profesi sebagai petani merupakan hal yang sangat mulai, terlebih ada isu pada tahun 2039 diperkirakan akan terjadi krisis pangan.
"jika tidak ada petani kita makan apa, pekerjaan sebagai petani ini sangatlah mulia, saya berhatap para petani ini tetap mempertahankan profesi mereka sebagai petani, semasih bisa ditanami, agar terus ditanami menyesuaikan situasi lahan pertanian yang ada, astungkra nanti saya akan sempatkan untuk menginap disini untuk melihat dan mengetaui bagaimana aktivitas para petani di Banjar Pura ini," tandas Gede Dana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan