Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kim Jong Un Perintahkan Satelit Intel Korut Segera Diluncurkan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan para petinggi militer Korut untuk segera meluncurkan satelit mata-mata. Menurutnya, hal itu harus jadi prioritas dalam menghadapi ancaman AS dan Korea Selatan.
Media Korut KCNA, seperti diberitakan Reuters pada Rabu (19/4), menyatakan Kim Jong Un telah mengunjungi markas Badan Pengembangan Antariksa Nasional Korea Utara pada Selasa (18/4) untuk memberikan mandat terkait.
"Kim Jong Un mendesak agar peluncuran dilakukan sesuai jadwal dan memerintahkan untuk merilis lebih banyak lagi satelit mata-mata," tulis laporan KCNA, dilansir via Reuters.
Dalam laporan KCNA, Kim mengatakan pengembangan satelit tersebut menjadi hal yang wajar dalam pencegahan keamanan Korut.
Terutama, ia menyoroti penyebaran aset strategis milik AS di dekat negaranya, khususnya di Korea Selatan.
Menurut Kim Jong Un, langkah AS itu adalah upaya mengubah Korea Selatan menjadi pangkalan agresi dan gudang senjata untuk perang.
Dalam laporan terpisah milik Al-Jazeera, Rabu (19/4), keputusan Korut adalah upaya dan dalih untuk meningkatkan tekanan terhadap Washington.
"Karena AS dan Korea Selatan berencana lebih memperketat postur militer mereka terhadap Korut, sangat wajar bagi RRDK untuk mengembangkan daya tangkal militer yang cukup kuat," tulis laporan Al-Jazeera.
Rencana Korut meluncurkan satelit mata-mata ini dianggap kontroversial. Untuk menerbangkan satelit mata-mata ke luar angkasa, Korut harus menembakkan rudal jarak jauh.
Sebelumnya, pemerintah Korea Utara sudah menggelar dua kali uji coba sistem satelit; 27 Februari dan 5 Maret. Namun, pihak Korea Selatan, Jepang, dan AS menyebut tes itu merupakan uji coba rudal balistik.
Komunitas internasional pun menghujani Korut dengan kecaman. Menurut banyak negara, peluncuran rudal merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Militer AS pun menyatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di sekitar Laut Kuning. AS juga terus meningkatkan kemampuan pertahanan rudalnya untuk menangkis ancaman Korut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan