Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kim Jong Un Perintahkan Satelit Intel Korut Segera Diluncurkan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memerintahkan para petinggi militer Korut untuk segera meluncurkan satelit mata-mata. Menurutnya, hal itu harus jadi prioritas dalam menghadapi ancaman AS dan Korea Selatan.
Media Korut KCNA, seperti diberitakan Reuters pada Rabu (19/4), menyatakan Kim Jong Un telah mengunjungi markas Badan Pengembangan Antariksa Nasional Korea Utara pada Selasa (18/4) untuk memberikan mandat terkait.
"Kim Jong Un mendesak agar peluncuran dilakukan sesuai jadwal dan memerintahkan untuk merilis lebih banyak lagi satelit mata-mata," tulis laporan KCNA, dilansir via Reuters.
Dalam laporan KCNA, Kim mengatakan pengembangan satelit tersebut menjadi hal yang wajar dalam pencegahan keamanan Korut.
Terutama, ia menyoroti penyebaran aset strategis milik AS di dekat negaranya, khususnya di Korea Selatan.
Menurut Kim Jong Un, langkah AS itu adalah upaya mengubah Korea Selatan menjadi pangkalan agresi dan gudang senjata untuk perang.
Dalam laporan terpisah milik Al-Jazeera, Rabu (19/4), keputusan Korut adalah upaya dan dalih untuk meningkatkan tekanan terhadap Washington.
"Karena AS dan Korea Selatan berencana lebih memperketat postur militer mereka terhadap Korut, sangat wajar bagi RRDK untuk mengembangkan daya tangkal militer yang cukup kuat," tulis laporan Al-Jazeera.
Rencana Korut meluncurkan satelit mata-mata ini dianggap kontroversial. Untuk menerbangkan satelit mata-mata ke luar angkasa, Korut harus menembakkan rudal jarak jauh.
Sebelumnya, pemerintah Korea Utara sudah menggelar dua kali uji coba sistem satelit; 27 Februari dan 5 Maret. Namun, pihak Korea Selatan, Jepang, dan AS menyebut tes itu merupakan uji coba rudal balistik.
Komunitas internasional pun menghujani Korut dengan kecaman. Menurut banyak negara, peluncuran rudal merupakan pelanggaran resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Militer AS pun menyatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di sekitar Laut Kuning. AS juga terus meningkatkan kemampuan pertahanan rudalnya untuk menangkis ancaman Korut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan