Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Viral Dokter asal Bali di Karawang, Tinggal di Rumah Sarang Ular dan Penuh Sampah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Dokter asal Bali bernama I Wayan Tirta (58 tahun) mendadak viral di media sosial karena hidup sendirian di rumah besar yang tak terawat, penuh sampah, bahkan menjadi sarang ular.
Kisah tentang dokter Wayan yang tinggal di Karawang, Jawa Barat, itu pertama kali diunggah oleh pemilik akun TikTok @iiaarsss. Dia menyebut dokter Wayan merupakan teman ayahnya.
Dia dan sang ayah kerap datang ke rumah dokter Wayan untuk mengantarkan makanan dan minuman. Dari video yang diunggah @iiaarsss, tampak beberapa ruangan dipenuhi sampah seperti kardus hingga buku catatan medis. Terlihat juga timbangan yang sudah berdebu. Dokter Wayan juga mengaku kerap melihat ular berlalu-lalang di dalam rumahnya.
Meski tinggal di rumah penuh sampah dan menjadi sarang ular, tetapi dokter Wayan masih mau melayani pasien yang berobat.
Ketika didatangi rumah dokter Wayan di Kampung Pasir Waru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Karawang, Rabu (3/5), terlihat pohon dan tumbuhan yang menjalar. Atap dan bangunan rumah juga terlihat kusam dan rusak di beberapa bagian.
Kondisi rumah mewah terbengkalai itu diketahui terjadi sejak dua tahun lalu, setelah Dokter Wayan bercerai dengan istrinya.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, dokter Wayan melayani pasien sejak tahun 1999 sampai dengan Minggu, 30 April 2023. Warga percaya racikan obat dari dokter Wayan mujarab dan harganya juga murah.
Sehingga tidak heran banyak pasien yang berobat dari luar daerah Karawang seperti Purwakarta. Ditambah, Wayan merupakan dokter yang pertama kali ada di Desa Karanganyar.
"Meskipun kondisinya kayak gitu (rumah penuh sampah). Obat racikannya bagus, anak aku berobat ke Pak Wayan alhamdulillah sembuh," kata Warsih (58), warga setempat, Rabu (3/5).
Saat melayani pasien, kata Warsih, dokter kelahiran 24 April 1965 itu selalu bersikap ramah. Tarif yang dipasang juga terjangkau. Bahkan, jika pasien tidak memiliki uang saat berobat diperbolehkan untuk utang.
"Terkenal itu, pelayanannya baik, ramah. Meskipun tengah malam jika warga ada yang berobat tetap mau melayani. (Pasien) enggak punya duit enggak apa-apa, boleh ngutang," kata Warsih.
Kini, setelah kisah dokter asal Bali ini viral, aparatur desa atas izin keluarga mulai membersihkan rumah tersebut. Dokter Wayan juga sudah dibawa oleh anaknya pulang ke Bali.
"Sebagai bentuk terima kasih, warga juga sempat menawarkan untuk dibersihkan, namun selalu ditolak bantuannya. Tapi tadi pagi setelah mendapat izin, langsung dibersihkan secara bertahap oleh pihak Desa," kata Babinsa Desa Karanganyar, Yudi S. (sumber: kumparan)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan