Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ukraina Pukul Rusia di Bakhmut, Tentara Putin Kocar-Kacir
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah unit militer Ukraina mengatakan telah mengusir pasukan infanteri Rusia dari wilayah dekat Bakhmut.
Bos tentara bayaran Rusia dari Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, yang telah berulang kali menuduh angkatan bersenjata reguler Moskow gagal mendukung pasukan pribadinya yang memimpin pertempuran di Bakhmut, mengatakan bahwa brigade Rusia telah meninggalkan posisinya.
"Tentara kami melarikan diri. Brigade ke-72 mengamuk tiga km persegi pagi ini, di mana saya kehilangan sekitar 500 orang," kata Prigozhin, dikutip Reuters, Rabu (10/5/2023).
Dalam sebuah pernyataan, Brigade Serangan Independen Ketiga Ukraina mengonfirmasi kabar tersebut.
"Laporan Prigozhin tentang penerbangan Brigade Independen ke-72 Rusia dari dekat Bakhmut dan '500 mayat' orang Rusia yang tertinggal adalah benar," kata pernyataan itu.
"Brigade Serangan Ketiga berterima kasih atas publisitas tentang kesuksesan kita di garis depan."
Sementara itu, unit militer Ukraina yang dibentuk dari Batalyon Azov nasionalis Ukraina, mengunggah ulang video salah satu pendiri Azov, Andriy Biletsky, yang mengatakan pasukannya telah mengalahkan brigade Rusia.
"Bahkan, skuadron ke-6 dan ke-7 dari brigade ini hampir seluruhnya hancur, intelijen brigade dihancurkan, sejumlah besar kendaraan tempur dihancurkan, sejumlah besar tahanan diambil," katanya.
"Serangan dilakukan dalam wilayah selebar 3 km dan kedalaman 2,6 km, dan seluruh wilayah ini benar-benar dibebaskan dari pasukan pendudukan Rusia," tambahnya.
Staf Umum Ukraina, yang biasanya menyembunyikan perincian seperti itu dari laporan rutinnya, tidak memberikan keterangan khusus tentang pertempuran di daerah tersebut. Mereka hanya mengatakan bahwa Rusia gagal melakukan serangan di kota Bakhmut.
Di sisi lain, Moskow belum mengomentari laporan dari kedua pihak bahwa Brigade Independen ke-72 telah meninggalkan posisinya di pinggiran barat daya Bakhmut.
Kementerian pertahanan Rusia tidak segera menjawab permintaan komentar terkait hal ini dan informasinya tidak dapat dikonfirmasi secara independen.
Sebuah brigade Rusia biasanya terdiri dari beberapa ribu pasukan. Kota Ukraina bagian timur telah menjadi target utama serangan musim dingin besar-besaran Moskow dan tempat pertempuran darat paling berdarah di Eropa sejak Perang Dunia 2.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan