Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Begini Akhir Duel Remaja Putri di Padang Savana, Dipicu Saling Sindir Soal Utang
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kedua remaja putri yang terlibat perselisihan hingga berujung perkelahian di Padang Savana, Kubu, Karangasem akhirnya sepakat berdamai setelah dimediasi di Kantor Desa Ban, Kubu, Karangasem pada Jumat (12/5/2023).
Perbekel Desa Ban, I Gede Tamu Sugiantara saat dikonfirmasi mengatakan, kedua remaja putri yang berselisih tersebut adalah warga Desa Ban. Keduanya masih berstatus pelajar, satu masih duduk di bangku kelas 3 SMP dan satunya pelajar kelas 2 SMK.
"Masalahnya sudah clear tadi siang dimediasi di Kantor Desa, mereka cuma ada kesalahpahaman saja, dan sudah diselesaikan," kata Gede Tamu Sugiantara saat dikonfirmasi.
Menurut Sugiantara, awal pemicu keributan antara keduanya berawal terjadinya kesalahpahaman, dimana HP salah satu remaja tersebut di pinjam oleh temennya untuk dipakai menyindir temen yang belum membayar utangnya.
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, video keributan kedua remaja tersebut beredar di media sosial. Keduanya saling jambak dengan beringas bahkan sampai bergulat di tanah sebelum akhirnya dilerai oleh rekannya. Aksi keduanya berlangsung di kawasan Padang Savana, Tianyar, Kubu, Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun