Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rumah Bertumbuh Wadah Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Tembok
BERITABALI.COM, BULELENG.
Berbicara tentang inovasi desa di Kabupaten Buleleng Bali, Desa Tembok Kecamatan Tejakula tidak pernah berhenti dalam membuat kebijakan untuk memajukan dan mensejahterakan desanya.
Setelah meraih TOP 45 inovasi layanan publik secara nasional kini Desa Tembok telah membuat inovasi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui wadah "Rumah Bertumbuh".
"Rumah bertumbuh merupakan ruang kreatifitas bagi masyarakat segala lapisan mulai dari anak-anak hingga dewasa dalam menyalurkan minat, mengasah bakat dan mengembangkan potensi yang dimiliki masyarakat Desa Tembok," ungkap Perbekel Desa Tembok Dewa Made Yudi disela-sela penilaian lomba desa beberapa hari lalu.
Pada kesempatan itu, pihaknya menerangkan Rumah Bertumbuh dibangun dengan pendekatan holistik dan berbasis sumberdaya yang bersifat inklusif terbuka kepada masyarakat seluruh lapisan usia dan terbuka ruang kerjasama bagi stakeholder.
"Ada 7 bidang dengan 19 kegiatan di dalam Rumah Bertumbuh mulai dari bidang seni dan budaya, bidang adat dan agama, bidang teknologi informasi komunikasi, bidang bahasa atau ilmu komunikasi, bidang olahraga, bidang videografi dan bidang lingkungan hidup," ungkapnya.
Hal yang unik dan menarik dalam Rumah Bertumbuh ini jelas Perbekel Yudi adalah konsep pentahelix dijalankan secara kolaboratif bersama pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas dan media tanpa menggunakan dana desa dengan pihak ketiga sebagai donatur atau sponsorship.
"Inilah keunikan dan fondasi dalam Rumah Bertumbuh konsep pentahelix terejawantahkan dalam kebijakan dan program ini. Akademisi, komunitas, media, dunia usaha kita ajak bekerjasama seperti Stah Mpu Kuturan yang setiap hari sabtu dan minggu mengajar di Rumah Bertumbuh," jelasnya.
Sebanyak 220 peserta saat ini ikut dalam program ini, 60 tutor pelatih dan narasumber bergabung disini.
"Sumber daya lokal yang konsen dibidangnya dan dosen serta 8 stake holder terlibat disini sebagai pengampu Rumah Bertumbuh,"tambahnya.
Dipengujung Perbekel Yudi berharap Rumah Bertumbuh memberikan dampak real terhadap lingkungan, sosial dan budaya. Mengarahkan masyarakat terhadap aktivitas positif, sebagai ruang belajar interaksi sosial, kesetaraan akses pengembangan diri dan menumbuhkan komunitas kreatif dengan tetap mempertahankan tradisi adat istiadat daerah.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan