Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Harga Telur Naik, Pedagang di Pasar Sempidi Hanya Mampu Jual Eceran
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pedagang telur di Pasar Sempidi, Mengwi, Ni Made Romen (74) mengeluhkan harga telur yang melonjak. Saat ini, kata dia, harga telur mencapai Rp54 ribu per trei atau kerat. Alhasil ia hanya mampu menjual satu butir telur ayam seharga Rp2.000 per butir.
"Kalau sebelumnya saya jual itu Rp 11 ribu dapat 6 butir atau sekitar Rp1.800 lah per butir. Sekarang saya berani ambil 3 kerat aja di pengepul. Gara-gara naik ini sedikit orang mau beli telur," tutur Romen, Rabu (24/5/2023).
Kenaikan harga telur tidak cuma dikeluhkan pedagang, namun juga peternak ayam telur. Peternak mengeluh harga pakan ternak meroket. Ia tidak menyanggah kenaikan harga pakan bikin harga telur juga naik.
I Gusti Nyoman Sumandita (58), salah satu peternak ayam petelur di Badung mengakui harga telur sedang naik. Meski begitu, peternak asal Banjar Tengah, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung ini mengaku tidak dapat untung banyak.
Saat ini harga jual telur ayam di pasaran terpantau bervariatif. Mulai dari telur ukuran sedang Rp 48.000 per krat, telur besar Rp 50.000 per krat, dan telur ayam super Rp 52.000 per krat. Satu krat berisi 30 butir telur. Sebelumnya harga telur lebih murah Rp 2.000 tiap jenis.
Harga pakan ternak saat ini saja sudah bikin biaya produksi membengkak. Disebutkan, satu sak pakan ayam dengan berat 50 kg dihargai Rp 350.000 dari sebelumnya di angka Rp 320.000. Sedangkan, Gusti Nyoman butuh 3 sak tiap hari.
"Jadi untuk biaya pakan saja hampir Rp 1 juta setiap hari. Sedangkan peternak cuma dapat 13 krat telur ayam per hari. Itu baru dibeli pengepul setiap 5 hari sekali 100 krat yang diambil (dibeli)," tutur Gusti Nyoman, Rabu (24/5/2023) sore.
Ia menyebut kenaikan harga telur terjadi sejak sepekan lalu. Ia menduga karena harga pakan yang mahal membuat minat peternakan produksi menurun. Dia berharap harga pakan ayam stabil bahkan kalau bisa turun sehingga tidak berdampak pada produksi telur ayam.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1970 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun