Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Survei LSJ: Masyarakat Inginkan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sosok Menteri BUMN Erick Thohir dinilai paling kompeten sebagai figur calon wakil presiden (cawapres) bagi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Dia menjadi sosok yang paling banyak dipilih masyarakat.
Direktur Riset Lembaga Survei Jakarta (LSJ), Fetra Ardianto mengatakan banyak masyarakat yang menginginkan Prabowo dapat berpasangan dengan Erick Thohir. Eks Presiden Inter Milan ini merupakan sosok yang paling tepat.
“Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Jakarta terlihat bahwa publik menganggap Menteri BUMN Erick Thohir sebagai sosok yang paling cocok menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto,” kata Fetra.
Kondisi demikian semakin dikuatkan dari lonjakan angka keterpilihan Erick Thohir sebagai cawapres Prabowo. Angka keterpilihan Erick Thohir, papar dia, bahkan mencapai 19,5 persen.
Ketua Umum PSSI itu unggul dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 15,9 persen. Melesat di atas Walikota Solo yakni Gibran Rakabuming Raka dengan angka perolehan sebesar 12,7 persen.
“Sebanyak 19,5 persen responden menyatakan bahwa Erick Thohir adalah pilihan yang tepat sebagai cawapres bagi Prabowo,” imbuh Fetra. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun