Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung, Pemandu Minta Diskusi Publik untuk Menyerap Aspirasi
beritabali/ist/Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung, Pemandu Minta Diskusi Publik untuk Menyerap Aspirasi.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemandu wisata pendakian gunung berharap ada semacam regulasi yang jelas untuk mengatur aktivitas pendakian bagi wisatawan.
Harapan itu disampaikan menyusul adanya isu penutupan aktivitas pendakian untuk wisatawan dengan adanya Surat Edaran Pemerintah Provinsi Bali untuk menjaga kesucian semua gunung di Bali seperti salah satunya Gunung Agung di Karangasem.
Seperti dikatakan oleh Ketua Forum Pemandu Wisata pendakian Gunung Agung, I Ketut Mudiada. Pihaknya menyambut baik Surat Edaran Pemerintah Provinsi Bali tersebut, namun besar harapan para pemandu agar rencana peraturan daerah yang melarang aktivitas pendakian wisata di Gunung Agung tidak diterapkan.
Ia berharap ada semacam regulasi yang terstruktur dan jelas mengatur tentang pendakian Wisata Gunung untuk menjaga kesucian serta memberikan dampak pengembangan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat di kaki gunung khususnya di Gunung Agung yang ada di Karangasem, Bali.
"Diskusi publik mungkin diperlukan untuk menyerap aspirasi dari kalangan Asosiasi, penyedia jasa pemandu, Travel agent yang menjual wisata petualangan serta stakeholder terkait lainnya," ujar Mudiasa saat dikonfirmasi terkait isu pelarangan pendakian bagi wisatawan, Jumat (2/6/2023).
Menurut Mudiada, minat wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik untuk berwisata alam diperkirakan akan semakin meningkat kedepannya dan salah satu wisata alam yang cukup digemari yaitu pendakian Gunung.
Oleh karena itu, apa yang telah dilakukan di masing-masing jalur pendakian gunung agung dan juga para pemandu wisata pendakian Gunung Agung yang tergabung dalam sebuah Forum Komunikasi Pemandu Wisata Gunung Agung agar bisa diakomodir karena turut memberikan dampak peningkatan terhadap kunjungan wisatawan.
"APGI (Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia), Asosiasi yang mewadahi para pemandu wisata Gunung berharap agar anggotanya masih bisa melaksanakan kegiatan kepemanduan gunung untuk kedepannya, melihat minat wisatawan terhadap wisata alam yang semakin tinggi," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun