Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
240 Peserta Perebutkan Piala Kejuaraan Menembak BNN RI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Serangkaian kegiatan dilaksanakan BNN RI dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2023. Salah satunya yaitu menyelenggarakan kejuaraan menembak "shooting against drugs" untuk memperebutkan piala Praja Raksa Gurnita (PRG) di lapangan Tembak Tohpati Polda Bali.
Shooting against drugs yang berlangsung dari tanggal 23 - 24 Juni 2023 ini merupakan kejuaraan menembak pertama yang diselenggarakan oleh BNN RI. Sebanyak 240 peserta telah terdaftar untuk mengikuti lomba menembak yang terbagi dalam empat kategori.
Para peserta kejuaraan ini adalah para pejabat eselon II dan III BNN, anggota Polri penugasan BNN, ASN BNN, serta para atlet Perbakin Bali. Adapun empat kategori yang diperlombakan dalam kejuaraan ini antara lain presisi 15 meter, presisi 25 meter, duel falling plate, dan kelas atlet Bali.
Kejuaraan menembak ini diharapkan dapat mengasah kemampuan dan meningkatkan kompetensi yang diperlukan, khususnya bagi para anggota BNN dalam menjalankan tugas P4GN. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan persaudaraan dan solidaritas guna bertukar pengalaman.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1801 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1506 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun