Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
RSD Mangusada Raup Sisa Silpa Rp91 miliar di 2021 dari Penanganan Pasien Covid-19
BERITABALI.COM, BADUNG.
Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung mencatat sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) hingga Rp91 miliar di tahun 2021.
Silpa ini didapat sebagian besar dari pendapatan penanganan pasien covid-19 saat pandemi sempat melanda di 2020 lalu.
"Pendapatan saat penanganan COVID-19 memang mengalami peningkatan.Tercatat silpa 2021 mencapai Rp91 miliar, diakumulasi dari 2020-2021," ungkap Direktur RSD Mangusada dr I Wayan Darta saat ditemui langsung belum lama ini di RSD Mangusada, Mengwi, Badung.
Lebih Lanjut, kata dia, jika dilihat dari target rumah sakit per tahunnya rata-rata Rp168 miliar. Jadi, kata dia, memang ada kenaikan pendapatan hingga Rp200 miliar lebih sebagai efek dari penanganan pasien korona.
"Target pendapatan secara umum di luar korona, pemerintah menargetkan rumah sakit mendapat pemasukan Rp168 M per tahun. Sekitar Rp 200 miliar lebih termasuk didongkrak dari COVID-19," katanya.
Dirinya melanjutkan, pendapatan RS di tahun 2022 dari pelayanan COVID-19 saja cuma Rp1 miliar. Kondisi ini disebabkan kasus pasien terkonfirmasi positif korona berangsur menurun.
"Pembiayaan penanganan pasien COVID-19 saat itu keseluruhan. Mulai dari masuk RS, perawatan hingga pemulasaraan jenazah jika meninggal dunia," pungkas Darta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3248 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 740 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman