Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Enam Tewas Akibat Hujan Lebat Disertai Banjir-Longsor di Jepang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Enam orang tewas akibat hujan deras di wilayah Kyushu Jepang, yang menyebabkan banjir hingga tanah longsor.
Meskipun Badan Meteorologi Jepang telah menurunkan peringatan khusus untuk hujan lebat, namun otoritas Tokyo tetap mendesak warga untuk waspada mengantisipasi terjangan longsor.
"Pemerintah kota masih melakukan pemeriksaan terhadap korban. Kami menerima informasi tentang tiga korban tewas, tiga kematian lainnya berpotensi terkait dengan bencana, tiga hilang, dan dua luka ringan," kata Kepala Sekretaris Kabinet, Hirokazu Matsuno, dilansir Reuters.
Sementara itu menurut pemberitaan AFP, tanah longsor di kota Kurume, wilayah Fukuoka, menyebabkan 10 orang terjebak. Sembilan dari mereka selamat, namun satu lansia berusia 70-an dipastikan tewas.
Di kota Hirokawa di Fukuoka, jasad seorang pria lansia ditemukan di dalam kendaraan yang terendam banjir, yang terperangkap di saluran irigasi.
Hujan di wilayah tersebut mereda pada Senin (10/7) sore. Namun di hari sebelumnya, lebih dari 420 ribu warga berada di bawah peringatan evakuasi tingkat tinggi dan cenderung berbahaya.
Hampir dua juta lebih orang di Fukuoka, Hiroshima, Saga, Yamaguchi dan Oita berada di bawah peringatan tingkat rendah. Pemerintah mengimbau warga untuk mengungsi, jika berada di daerah berbahaya.
Jepang memiliki lima tingkat perintah evakuasi. Saat ini kantor Perdana Menteri Jepang telah membentuk gugus tugas khusus, untuk mengoordinasikan tanggapan terkait hujan lebat.
"Pemerintah melakukan yang terbaik untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kerusakan, dan mengambil langkah-langkah di bawah kebijakan untuk memastikan 'keamanan rakyat' terlebih dahulu," ungkap Matsuno.
Jepang saat ini sedang mengalami musim hujan tahunan, yang sering kali disertai hujan lebat, dan terkadang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, serta memakan korban jiwa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan