Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Capaian Pajak dari Galian C di Karangasem Rp47 Miliar, 56 Persen dari Target
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem optimistis hingga akhir tahun 2023 ini target pendapatan dari sektor pajak mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau galian C akan tercapai.
Kepala BPKAD Karangasem, I Wayan Ardika baru- baru ini mengatakan, untuk target pendapatan dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tahun 2023 ini dipasang sebesar Rp83.675.347.500.
Dari total target tersebut, hingga memasuki pertengahan tahun 2023 baru tercapai sekitar Rp.47.453.936.265 atau jika dipersentasekan sekitar 56,71 persen dari total target yang ditetapkan.
"Baru terealisasi sekitar 56,71 persen dari total target hingga bulan Juli 2023 ini. Semoga hingga akhir tahun target bisa tercapai," kata Ardika.
Sementara itu, untuk mengejar target pandapatan dari sektor MBLB, BPKAD Karangasem terus berupaya memperketat dan memaksimalkan pengawasan di lapangan. Selain pegawasan, dengan sistem pemungutan pajak yang sudah memakai sistem digitalisasi seperti menggunakan faktur Barcode dan QR Code diharapkan mampu menekan kebocoran pajak MBLB.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2664 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1952 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun