Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
PPP Bantah AHY Soal Rakyat Takut Bicara: Jangan Lempar Isu Tak Jelas
beritabali.com/cnnindonesia.com/PPP Bantah AHY Soal Rakyat Takut Bicara: Jangan Lempar Isu Tak Jelas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua DPP PPP Achmad Baidowi atau Awiek membantah pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyebut rakyat saat ini takut berbicara karena khawatir 'diserang' balik.
Ia lantas meminta AHY tak melempar isu yang tidak jelas karena, menurut Awiek, rakyat kini masih berani untuk mengkritisi presiden hingga DPR.
"Jadi jangan lemparkan isu-isu yang tidak jelas. Rakyat tak takut untuk kritisi presiden, rakyat tak takut untuk kritisi pemerintah, rakyat tak takut kritisi DPR. Mereka biasa saja mengkritisi," kata Awiek kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (15/7).
Awiek lantas menilai rakyat tak langsung ditangkap oleh penegak hukum bila kritis terhadap pemerintah selama ini. Ia lantas menyalahkan pihak oposisi pemerintah yang tak mampu membentuk masyarakat kritis.
Ia turut menyinggung pihak yang kritis terhadap pemerintah tak akan ditangkap bila tak melanggar hukum. Baginya, pihak tersebut ditangkap bila telah terbukti melanggar hukum.
"Nanti kalau melanggar hukum siapapun dia diproses. Di zaman SBY juga begitu, kalau langgar hukum, menghina, juga diproses hukum," kata Awiek.
Di sisi lain, Awiek juga menyinggung kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi belakangan ini selalu tinggi di berbagai hasil survei.
"Yang takut siapa? Memang ada yang ngomong langsung ditangkap? Memang kalau Partai Demokrat bicara ditangkap? Saya kira tidak lah. Jangan underestimate begitu," kata dia.
PPP merupakan salah satu partai politik pendukung pemerintahan Presiden Jokowi saat ini.
Dalam pidato politiknya semalam, AHY menyinggung demokrasi di Indonesia tengah mengalami kemunduran, terutama menyangkut kebebasan berbicara. AHY menilai rakyat saat ini takut berbicara karena khawatir 'diserang' balik.
"Kini, rakyat takut bicara. Kalangan elite dan golongan menengah, juga enggan bicara, karena khawatir bakal 'diserang' secara membabi buta," kata AHY dalam pidato politiknya yang disiarkan secara langsung melalui YouTube Partai Demokrat, Jumat (14/7) malam.
AHY mengatakan kini oposisi politik dianggap sebagai musuh negara. Ia juga mempertanyakan netralitas negara. Menurutnya, banyak yang bertanya soal niat cawe-cawe pemimpin negara dalam Pemilu 2024.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5954 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan