Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Diizinkan Swedia, Pria Batal Bakar Taurat-Alkitab Dekat Kedubes Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Diizinkan Swedia, Pria Batal Bakar Taurat-Alkitab Dekat Kedubes Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pedemo di Swedia urungkan niat membakar Taurat dan Alkitab di luar kedutaan Israel pada Sabtu (15/7) meski diizinkan otoritas setempat.
Dia hanya ingin mengkritik pembakaran Al-Quran yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ahmad Alloush (32) mengeluarkan korek api dari tas dan melemparnya ke tanah. Dirinya berkata tidak pernah bermaksud membakar kitab suci.
Kemudian dia mengeluarkan Al-Quran dan melontarkan kritik di mana sebelumnya salinan Al-Quran dibakar di Swedia.
"Kalau mau mengkritik Islam, boleh saja," katanya. Tapi membakar Al-Qur'an bukanlah "kebebasan berekspresi", kata Alloush seperti dilaporkan Al-Jazeera.
Pada perayaan Iduladha di Swedia, pria bernama Salwan Momika membakar Al-Quran di luar masjid sentral di Stockholm, Swedia. Aksi pembakaran menuai protes di sejumlah negara Islam. Demonstrasi perwakilan negara Islam pun digelar di Swedia.
Momika yang seorang imigran asal Irak menyebut pembakaran ini adalah bentuk demokrasi atau kebebasan berekspresi.
"Ini [bakar Al-Quran] adalah demokrasi. Bahaya jika mereka mengatakan bahwa kita tidak bisa melakukan ini," ungkap Momika pada media lokal seperti dilaporkan AFP.
Pengadilan Swedia mengizinkan pembakaran karena secara konstitusional hak atas berkumpul, berekspresi dan berdemonstrasi dilindungi.
Akan tetapi, Alloush menganggap kebebasan berbicara ada batasnya. Berulang kali dia mengatakan dirinya tidak pernah bisa membakar kitab suci. Dia hanya ingin menentang pembakaran Al Quran.
"Saya ingin menunjukkan bahwa kita harus saling menghormati, kita hidup dalam masyarakat yang sama. Jika saya membakar Taurat, satu lagi Injil, satu lagi Alquran, akan ada perang di sini. Yang ingin saya tunjukkan adalah bahwa itu tidak benar dilakukan," kata Alloush mengutip dari DW.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan