Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kunjungan Wisman ke Pura Lempuyang Membludak Tembus 2.000 Sehari
Dibuka Kembali Usai Ditutup Selama Puja Wali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kunjungan wisatawan ke Pura Lempuyang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem langsung membludak begitu dibukanya kembali aktivitas pariwisata setelah sempat ditutup sementara dalam serangkaian Pujawali di Pura Lempuyang sejak tanggal 2 hingga 6 Agustus 2023 lalu.
Ketua Pemandu wisatawan di Pura Lempuyang, Jro Mangku Ketut Cara saat dikonfirmasi membenarkan kondisi tersebut. Saat dibuka kembali mulai 7 Agustus 2023 kemarin, angka kunjungan wisatawan ke Pura Lempuyang tembus 2 ribu orang dalam sehari.
Jumlah tersebut terbilang naik 100 persen dibandingkan angka kunjungan wisatawan setiap harinya sebelum adanya penutupan sementara karena berlangsungnya Puja Wali di Pura Lempuyang awal Agustus ini.
“Sebelumnya rata–rata seribu kunjungan sehari, tapi kemarin begitu dibuka kembali kunjungan wisatawan ke Pura Lempuyang membludak hingga tembus 2 ribu orang dalam sehari yang didominasi oleh wisatawan mancanegara,” kata Jero Mangku Ketut Cara saat dikonfirmasi Selasa (8/8/2023).
Menurutnya, membludaknya kunjungan wisatawan kemungkinan karena banyak wisatawan yang sebelumnya menunda kunjungan ke Pura Lempuyang menyusul adanya penutupan sementara selama jalannya pujawali. Sementara saat berlangsungnya Puja Wali diakui pula ada puluhan wisatawan yang datang dan diarahkan untuk putar balik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan