Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kebakaran Hebat Tewaskan Nyaris 100 Orang, Hawaii Bak Zona Perang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gubernur Hawaii Josh Green mengatakan area Maui yang hancur karena kebakaran hutan terlihat seperti 'zona perang'. Sejauh ini jumlah korban tewas yang tercatat mencapai 93 orang dan diperkirakan bakal terus meningkat.
Kobaran api cepat melanda pantai barat laut Maui pada Selasa (8/8), meratakan kota resor bersejarah itu dan melenyapkan semua yang ada di jalurnya.
Beberapa hari setelah kebakaran, petugas pemadam kebakaran masih berjuang melawan kobaran api. Anjing-anjing dikerahkan mencari korban di reruntuhan kota yang hangus sementara pejabat setempat kewalahan atas skala bencana.
"Saat ini kami masih dalam fase pergolakan akut pemulihan, artinya kami masih saja menemukan nyawa yang hilang tragis," kata Green pada Minggu (13/8) kepada MSNBC dikutip Reuters.
"Saat ini kami 93 (korban jiwa) ... Ini zona perang, tetapi bantuannya luar biasa," kata dia lagi.
Green yang pada Sabtu mengatakan jumlah korban bakal terus meningkat berjanji bakal menyelidiki tindakan penanganan dan notifikasi darurat setelah banyak warga mempertanyakan apa yang sebenarnya bisa dilakukan buat mencegah rumah mereka dimakan api.
Sirene di berbagai lokasi di pulau, yang seharusnya memberi peringatan bencana alam, tidak pernah berbunyi. Pemadaman listrik dan jaringan selular menghambat bentuk peringatan lainnya.
Jumlah korban tewas karena kebakaran ini menjadikannya sebagai bencana alam terburuk di Hawaii, melampaui 61 korban pada 1960 karena tsunami yang terjadi setahun setelah Hawaii menjadi negara bagian AS.
Tragedi ini juga melebihi peristiwa kebakaran pada 2018 di California di mana 86 orang tewas dan menjadi terbanyak kedua setelah kebakaran hutan 1918 ketika 453 orang tewas saat kebakaran di Minnesota dan Wisconsin.
Otoritas Hawaii sudah mengamankan 1.000 kamar hotel sebagai tempat penampungan orang-orang yang kehilangan rumah dan mengatur properti sewaan untuk dijadikan tempat tinggal gratis sementara buat warga.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan