Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Politikus AS Kritik Biden Sibuk Urus Ukraina daripada Hawaii
BERITABALI.COM, DUNIA.
Politikus Amerika Serikat Ron Paul mengkritik Presiden Joe Biden yang belum mengunjungi lokasi bencana di Hawaii usai lebih dari sepekan kebakaran.
Ron menilai Biden lebih mementingkan Ukraina ketimbang Hawaii. Pandangan ini terlihat usai Biden mengajukan US$24 miliar untuk membantu negara yang diinvasi Rusia.
"Sulit melihat gambar kehancuran di Maui baru-baru ini. Dan, kemudian mendengar Presiden Biden memberi tahu Kongres bahwa dia membutuhkan US$24 miliar [sekitar Rp367 triliun] lagi untuk Ukraina," kata Paul, seperti dikutip RT News, Selasa (14/8).
Ia kemudian berujar, "Bagaimana pemerintahan ini bisa terus membenarkan puluhan miliar dolar untuk perang yang kalah, yang tidak menjadi kepentingan kita, sementara [bagian] Amerika Serikat lain hancur?"
Menurut Paul, AS telah menggelontorkan lebih dari US$120 miliar atau Rp1.837 triliun untuk "perang proksi melawan Rusia."
Berdasarkan analisis lembaga think tank Heritage Foundation, pengeluaran itu berasal dari US$900 setiap rumah tangga AS.
Paul menilai banyak warga AS yang menginginkan uang itu masuk kembali ke saku daripada ke oligarki Ukraina.
"Terus mengucurkan uang untuk tujuan yang merugikan hanya akan menyebabkan bangkrut dalam negeri dan lebih banyak lagi orang Ukraina yang mati di luar negeri," ucap Paul.
Paul merupakan eks anggota Kongres AS dan telah mencalonkan diri sebagai presiden tiga kali, yakni pada 1988, 2012 dan 2013.
Hawaii menjadi sorotan usai kebakaran melanda Maui hingga Lahaina sejak Selasa, pekan lalu.
Hingga kini, korban tewas imbas kebakaran Hawaii mencapai 101 orang. Operasi penyelamatan dan pencarian masih terus berlanjut.
Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat Joe Biden berencana mengunjungi Hawaii untuk meninjau upaya pemulihan imbas kebakaran.
"Istri saya, Jill, dan saya akan melakukan perjalanan ke Hawaii secepat mungkin," kata Biden di acara ekonomi di Milwaukee, Wisconsin, pada Selasa (15/6), seperti dikutip Reuters.
Pekan lalu, Biden mengajukan permintaan US$13 miliar atau Rp199 triliun untuk "bantuan keamanan." Selain itu, ia mengajukan $7,3 miliar atau sekitar Rp111 triliun untuk "bantuan ekonomi dan kemanusiaan" untuk Ukraina.
Bantuan tersebut termasuk untuk membayar gaji pegawai pemerintah di Kyiv.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan