Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusia Hantam Ukraina Kala Zelensky ke Swedia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan peluru kendali (rudal) di pusat kota Ukraina utara menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya pada hari Sabtu (19/8). Serangan tersebut dilancarkan tatkala Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan perjalanan pertama ke Swedia sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina tahun lalu.
Mengutip laporan Reuters, korban tewas dalam serangan di kota utara Chernihiv termasuk seorang gadis berusia 6 tahun. Pelaksana tugas Wali Kota Chernihiv, Oleksandr Lomako, juga mengungkapkan dari 117 yang terluka 12 diantaranya adalah anak-anak.
Zelensky mengutuk serangan itu, yang menurut pengakuannya ikut menghantam gedung-gedung termasuk teater dan universitas.
"Beginilah lingkungan dengan negara teroris, inilah kenapa seluruh dunia harus bersatu. Sebuah rudal Rusia menghantam tepat di tengah kota, di Chernihiv kami," tulisnya di Telegram. "Alun-alun, universitas politeknik, teater. Sabtu yang biasa, oleh Rusia diubah menjadi hari yang penuh penderitaan dan kehilangan."
Di Swedia, Zelenskyy bertemu dengan pejabat di Harpsund, kediaman musim panas resmi perdana menteri, sekitar 120 kilometer (75 mil) di barat Stockholm. Dirinya juga dijadwalkan akan bertemu dengan Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia di sebuah istana di daerah tersebut.
Pada konferensi pers bersama, Zelenskyy dan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengumumkan bahwa kedua negara sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam produksi, pelatihan, dan servis kendaraan tempur infanteri CV-90 Swedia.
Sebagai bagian dari perjanjian, kata Zelenskyy, kendaraan CV-90 Swedia akan mulai diproduksi di Ukraina. Dia juga menekankan pentingnya memasok Ukraina dengan pesawat modern.
Dalam kesempatan tersebut Kristersson menyampaikan belasungkawa kepada Zelenskyy atas serangan di Chernihiv. Dia menyebut serangan rudal Rusia sebagai "tindakan brutal" yang "hanya memperkokoh peran kami untuk berdiri bersama [Ukraina] dalam semua perjuangan [Ukraina]."
Swedia telah meninggalkan kebijakan nonblok militer untuk mendukung Ukraina dengan senjata dan bantuan lain dalam perang melawan Rusia. Pemerintah Swedia menyebut telah memberikan 20 miliar kronor (Rp 28 triliun) untuk dukungan militer ke Ukraina. Swedia juga mengajukan keanggotaan NATO tetapi masih menunggu keputusan untuk bergabung dengan aliansi tersebut.
Di Rusia, Presiden Vladimir Putin mengunjungi pejabat tinggi militer di kota Rostov-on-Don dekat perbatasan Ukraina.
Kremlin mengatakan bahwa Putin mendengarkan laporan dari Valery Gerasimov, komandan yang bertanggung jawab atas operasi Moskow di Ukraina, dan petinggi militer lainnya di markas besar Distrik Militer Selatan Rusia.
Waktu pasti kunjungannya tidak dikonfirmasi, tetapi media pemerintah menerbitkan rekaman video yang tampaknya direkam pada malam hari, memperlihatkan Gerasimov menyapa Putin dan membawanya ke sebuah gedung. Pertemuan itu sendiri digelar secara tertutup.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan