Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
PSIS vs Persib Diwarnai Kericuhan Suporter
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Laga PSIS Semarang vs Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Jatidiri, Minggu (20/8) diwarnai kericuhan suporter di dalam stadion.
Dua insiden kericuhan terjadi di laga PSIS vs Persib. Insiden pertama terjadi saat PSIS kebobolan oleh gol pertama Maung Bandung di menit ke-23.
Dikutip dari detik, insiden itu terjadi di tribun timur. Kedua kubu yang terlibat bentrok saling lempar botol dan tepung adalah suporter PSIS dengan kubu yang diduga suporter Persib, yang ikut hadir menyaksikan langsung di Stadion Jatidiri.
Insiden keributan kedua terjadi setelah laga berakhir. Kedua kelompok suporter bertikai di tribun barat. Aparat TNI dan Polisi yang bertugas kemudian turun tangan meredamkan suasana.
Pada duel ini, Persib bisa pulang dari Semarang, Jawa Tengah, dengan kemenangan 2-1. Gol kemenangan Maung Bandung keduanya dihasilkan melalui penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Marc Klok.
Marc Klok mencetak gol pertama di menit ke-24 untuk membawa Persib unggul 1-0. PSIS lalu sempat menyamakan kedudukan lewat gol Gali Freitas di menit ke-56.
Saat itu PSIS sudah bermain dengan 10 orang karena Luthfi Kamal terkena kartu merah di menit ke-42. PSIS kemudian harus bermain dengan sembilan pemain karena Muhammad Adi Satryo diusir keluar pada menit ke-77.
Gol kemenangan Persib yang dicetak lewat penalti Marc Klok kemudian hadir di pengujung laga. Persib menang 2-1 atas PSIS.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3277 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 764 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 701 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman