Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korea Utara Tembak Rudal Balistik Usai AS dan Korsel Latihan Gabungan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Korea Utara Tembak Rudal Balistik Usai AS dan Korsel Latihan Gabungan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara menembakkan rudal balistik ke arah Laut Timur, yang juga dikenal sebagai Laut Jepang pada Rabu (30/8). Peluncuran tersebut bertepatan dengan latihan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Kantor berita Yonhap memberitakan hal tersebut setelah mendapat laporan dari militer Korea Selatan. Pihak militer kini menyatakan masih mendalami jenis rudal yang diluncurkan Pyongyang.
Juru bicara keamanan nasional AS John Kirby, seperti diberitakan AFP, menolak berkomentar soal itu.
Ulchi Freedom Shield merupakan latihan tahunan Korea Selatan bersama AS selalu membuat marah Korea Utara dan telah melakukan sejumlah uji coba senjata tahun ini.
Latihan udara gabungan tersebut melibatkan setidaknya satu pembom strategis B-1B AS yang terbang di atas Semenanjung Korea pada hari sebelumnya.
Pada Selasa (29/8), Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang juga mengadakan latihan pertahanan rudal angkatan laut gabungan yang membuat marah Korea Utara.
Washington, Seoul dan Tokyo telah meningkatkan kerja sama pertahanan mereka dalam beberapa bulan terakhir sebagai respons terhadap meningkatnya provokasi rudal oleh Korea Utara.
Pekan lalu, Pyongyang melakukan upaya keduanya untuk menempatkan satelit mata-mata ke orbit, meski berakhir dengan kegagalan.
Kim Jong Un telah menyatakan Korea Utara sebagai negara dengan kekuatan nuklir yang "tidak dapat diubah" dan menyerukan peningkatan produksi senjata, termasuk senjata nuklir taktis.
Ia juga menyerukan peningkatan angkatan laut Korea Utara, dengan mengatakan perairan negara tersebut penuh dengan bahaya perang nuklir," seperti diberitakan media pemerintah lokal.
"Karena tindakan konfrontatif AS dan kekuatan musuh lainnya yang ceroboh, perairan di Semenanjung Korea telah menjadi tempat konsentrasi peralatan perang terbesar di dunia," kata Kim Jong Un yang dikutip Kantor Berita Pusat Korea.
"Untuk mencapai keberhasilan dalam mengembangkan kekuatan angkatan laut dengan cepat telah menjadi isu yang sangat mendesak mengingat upaya agresif musuh baru-baru ini."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan