Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
53 Pasukan Keamanan Burkina Faso Tewas Diduga Diserang Jihadis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebanyak 53 anggota keamanan tewas dalam serangan yang diduga dilakukan oleh jihadis di utara Burkina Faso.
"Tujuh belas tentara dan 36 sukarelawan sipil meninggal ketika mereka menghalau serangan pada Senin kemarin," demikian pernyataan staf jenderal tentara dikutip AFP, Selasa (5/9).
Pasukan keamanan tersebut dikerahkan di Kota Koumbri di Provinsi Yatenga untuk membantu pemukiman kembali penduduk yang dipaksa meninggalkan daerah itu oleh jihadis lebih dari dua tahun yang lalu.
"Sekitar 30 anggota keamanan terluka," tambah tentara.
Mereka mengatakan bahwa beberapa penyerang telah diamankan dalam operasi balasan. Balasan tersebut juga telah menghancurkan peralatan pertempuran jihadis.
"Operasi masih berlangsung di daerah tersebut," kata mereka.
Burkina Faso mengalami dua kudeta militer tahun lalu, yang dipicu oleh kemarahan atas kegagalan untuk menghentikan pemberontakan jihadis yang telah merenggut ribuan nyawa.
Menurut data yang dicatat oleh lembaga pemantau LSM bernama Armed Conflict Location & Event Data Project (ACLED), sejak tahun 2015, lebih dari 16.000 warga sipil, tentara, dan polisi telah tewas dalam serangan jihadis di Burkina Faso.
Lebih dari 5.000 orang tewas sejak awal tahun ini. Dua juta orang juga telah mengungsi di dalam Burkina Faso, menjadikannya salah satu krisis pengungsi internal terburuk di Afrika.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan