Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
639 Orang Tewas, 329 Luka-luka Akibat Gempa Maroko
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa dahsyat berkekuatan 6,8 SR mengguncang Maroko pada Jumat (8/9). Pusat gempa berada di kedalaman laut 18,5 kilometer dan terjadi sekitar 71 km laut Marrakesh.
Guncangan gempa juga dilaporkan terasa di kota-kota pesisir lainnya seperti Rabat, Casablanca, dan Essaouira.
Korban tewas akibat gempa bumi yang melanda Marrakesh, Maroko bertambah menjadi 632 jiwa. Sementara 329 korban lainnya mengalami luka-luka.
"Korban tewas akibat gempa bumi di Maroko telah meningkat menjadi 632 orang dan 329 orang terluka," bunyi pengumuman di stasiun televisi pemerintah Maroko, Al Aoula, mengutip CNN.
Al Aoula juga melaporkan sebanyak 51 korban yang tengah menjalani perawatan kini berada dalam kondisi kritis.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) memberikan penilaian awal mengenai dampak gempa. Warna oranye untuk kerugian ekonomi yang merujuk pada kemungkinan terjadinya kerusakan signifikan.
Selain itu juga ada peringatan warna kuning untuk korban jiwa akibat guncangan. Kuning mengindikasikan bahwa guncang bisa memicu korban jiwa.
Ini bukan kali pertamanya Maroko diguncang gempa dahsyat. Pada tahun 2004 lalu, sedikitnya 628 orang tewas dan 926 lainnya terluka saat gempa melanda Al Hoceima di timur laut Maroko. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan