Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gempa Maroko Tewaskan 2.122 Orang, Pencarian Korban Selamat Dipercepat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Gempa Maroko Tewaskan 2.122 Orang, Pencarian Korban Selamat Dipercepat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tim penyelamat Maroko bergerak lebih cepat mencari korban selamat gempa dahsyat menggunakan alat berat sampai tangan kosong. Bencana ini sudah menewaskan lebih dari 2.100 orang dan meratakan desa-desa.
Menurut data resmi yang dimutakhirkan pada Minggu (10/9), jumlah korban tewas sedikitnya 2.122 orang. Sedangkan korban luka lebih dari 2.400 orang, banyak di antaranya mendapatkan luka serius.
Gempa M 6,8 terjadi pada Jumat (8/9) di Maroko, 72 kilometer barat daya pusat wisata Marrakesh yang menyapu bersih seluruh desa di perbukitan pegunungan Atlas.
Pada Minggu terjadi gempa susulan M 4,5, mengguncang warga yang sudah mengalami trauma di wilayah yang sama.
Desa pegunungan Tafeghaghte, 60 kilometer dari Marrakesh, hampir seluruhnya hancur. Hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Tim penyelamat sipil dan anggota angkatan bersenjata Maroko tengah berupaya mencari korban selamat di antara puing-puing.
Banyak rumah-rumah di desa pegunungan terpencil dibangun menggunakan batu bata dari lumpur.
Di desa Amizmiz dekat Tafeghaghte, tim penyelamat menggali puing-puing berdebu dengan tangan kosong untuk mengeluarkan tubuh yang tampaknya berada di bawah selimut.
Kedua desa tersebut berada di provinsi Al-Haouz, lokasi pusat gempa, yang paling banyak menderita kematian, yaitu 1.351 orang. Menurut televisi publik Maroko, lebih dari 18 ribu keluarga terkena dampak bencana ini di Al-Haouz.
Para warga bergegeas ke rumah sakit di Marrakesh buat menyumbangkan darah untuk membantu korban luka. Banyak penduduk di Marrakesh tidur di jalanan, meringkuk di bawah selimut dan di antara tas-tas mereka.
Kerajaan Maroko sudah mengumumkan tiga hari berkabung nasional dan mengibarkan bendera setengah tiang. Kementerian Dalam Negeri Maroko telah memerintahkan pihak berwenang mempercepat operasi penyelamatan dan mengevakuasi korban cedera.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan