Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
2.900 Orang Ditahan Gegara Demo Soal Iklim di Belanda
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepolisian Belanda menahan lebih dari 2.900 aktivis yang menggelar aksi protes terkait perubahan iklim sepanjang akhir pekan lalu.
Aparat menahan para aktivis itu dalam dua hari demonstrasi, yaitu Sabtu (9/9) dan Minggu.
Pada Sabtu, kepolisian menahan 2.400 orang, termasuk anak-anak. Sehari setelahnya, lebih dari 500 orang lainnya juga ditangkap di aksi serupa.
Para demonstran pada intinya mendesak pemerintah menghentikan subsidi bagi industri bahan bakar fosil.
Di Hari Sabtu, lebih dari 10 ribu orang berarak di jalan tol A12 menuju The Hague, mengabaikan peringatan aparat agar tak memblokir jalan besar menuju kompleks pemerintahan Belanda tersebut.
Aparat akhirnya menembakkan meriam air untuk membubarkan ribuan aktivis yang mengacuhkan peringatan mereka tersebut.
Kelompok penyelenggara demonstrasi, Extinction Rebellion, menyatakan mereka akan terus menggelar protes hingga pemerintah berhenti menggunakan dana publik untuk memberikan subsidi bagi industri gas dan minyak.
"Laut meluap dan kami juga," teriak para demonstran yang terdiri dari anak-anak dan dewasa.
Tak kapok, para demonstran kembali menggelar aksi sehari kemudian. Ratusan orang kembali berarak di jalan tol yang sama.
Kepolisian pun kembali menangkap lebih dari 500 aktivis yang berunjuk rasa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan