Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
AS Wanti-Wanti Iran Tak Ikut Campur Perang Israel-Hamas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Amerika Serikat memperingatkan Iran dan sekutu-sekutunya agar tak melakukan eskalasi apa pun dalam situasi perang Israel dan Hamas. Hal ini dikatakan dua pejabat AS beberapa jam usai Pentagon meningkatkan kesiapan militer di wilayah tersebut.
"Kami prihatin dengan kemungkinan proksi Iran meningkatkan serangan mereka terhadap personel kami, rakyat kami sendiri," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken kepada CBS News, diberitakan AFP, Minggu (22/10).
"Kami memperkirakan ada kemungkinan eskalasi," ujar dia lagi.
"Tidak seorang pun boleh memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan serangan lebih lanjut terhadap Israel atau, dalam hal ini, serangan terhadap personel kami," papar Blinken.
AS yang telah mengirimkan dua kelompok kapal induk ke Mediterania timur dikatakan Blinken 'mengambil segala tindakan untuk memastikan bahwa kami dapat mempertahankan mereka. Dan jika perlu, merespons dengan tegas'.
Pada kesempatan yang lain Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengatakan ada 'prospek peningkatan serangan yang signifikan terhadap pasukan kita' di wilayah tersebut.
Komentar Blinken dan Austin muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran militan Hizbullah pro-Iran di Lebanon selatan, atau kelompok lainnya, mungkin memanfaatkan situasi tegang di Gaza untuk memperbesar konflik dan semakin memperluas kekuatan militer Israel.
"Jika ada kelompok atau negara mana pun yang ingin memperluas konflik ini dan mengambil keuntungan dari situasi yang sangat disayangkan ini, saran kami adalah: jangan lakukan itu," ucap Blinken.
"Kami mempertahankan hak untuk membela diri dan kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan yang tepat," tambahnya.
Komentar dari dua anggota kabinet Presiden AS Joe Biden yang paling senior ini muncul setelah beberapa jam Pentagon mengatakan meningkatkan kesiapan di kawasan itu.
Austin memerintahkan pengaktifan sistem pertahanan udara dan memberi tahu pasukan tambahan bahwa mereka bisa saja segera dikerahkan. Austin tak menjelaskan berapa banyak pasukan yang bakal ditambah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5910 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4633 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2598 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2252 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2212 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan