Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Warung Bu Desak Terbakar, Barang Dagangan Rp50 Juta Hangus
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Warung sembako milik Desak Gede Ratni (40) warga Banjar Dinas Waliang, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem hangus dilahap si jago merah pada Minggu malam (22/10/2023).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WITA. Kebakaran diduga dipicu api dupa sisa sembahyang yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala.
Perbekel Desa Abang, I Nyoman Sutirtayana saat dikonfirmasi, Senin (23/10/2023) mengatakan, sebelum kejadian pemilik warung sempat menghaturkan canang kemudian ditinggalkan pergi untuk melakukan ritual "ngulapin" di tempat anggota keluarganya mengalami kecelakaan.
"Kemungkinan dupa yang masih menyala tersebut jatuh dan mengenai barang - barang yang ada disana. Saat diketahui kondisi api sudah membesar hingga terlihat pada atap warung," kata Surtirtayana.
Ia mengatakan, warga di sekitar lokasi langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api begitu mendengar suara teriakan dari pemilik warung. Setelah beberapa saat, api kemudian berhasil dijinakkan menggunakan peralatan seadanya. Meski demikian, hampir setengah dari isi warung hangus terbakar dan kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun