Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Temuan Sampah Plastik di Lambung Hiu Paus Mati Terdampar di Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah warga telah berdatangan untuk menyaksikan langsung tubuh ikan hiu paus yang terdampar di pesisir Pantai Pekutatan, Banjar Yeh Kuning, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Kamis 2 November 2023 pagi.
Pihak kepolisian, TNI, hingga BKSDA sudah berada di lokasi untuk menunggu tim melakukan penanganan.
Petugas BKSDA Bali Resort Jembrana, Ahmad Yanwar, mengungkapkan dugaan sementara bahwa hiu paus ini mungkin mengalami sakit. Untuk memastikan, pendalaman lebih lanjut atau nekropsi serta hasil uji lab diperlukan. Dugaan sakit muncul karena temuan sebelumnya, di mana seekor hiu paus yang dinektopsi ditemukan dengan sampah plastik di dalam lambungnya.
Yanwar menyebutkan bahwa tidak ada luka ditemukan pada kondisi fisik hiu paus kali ini, sehingga belum ada dugaan bahwa hiu ini diburu atau terbentur karang. Dia juga menyatakan bahwa tindaklanjutnya masih menunggu tim dari JSI dan PSDKP untuk menentukan apakah dilakukan nekropsi atau tidak. Jika kondisinya tidak memungkinkan, nekropsi tidak akan dilakukan seperti sebelumnya.
"Proses penguburan telah berkoordinasi dengan BPBD, namun masih menunggu keputusan apakah dilakukan nekropsi atau tidak," ungkapnya.
Sebelumnya, seekor ikan hiu paus kembali ditemukan terdampar di pesisir Pantai Pekutatan wilayah Banjar Yeh Kuning, Desa/Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Kamis 2 November 2023.
Hius paus atau yang lebih dikenal hiu tutul tersebut ditemukan dalam kondisi mati. Saat ini penanganannya masih menunggu tim dari Satker Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang