Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Raja Yordania Ingatkan Konsekuensi Besar Agresi Israel ke Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein memberikan peringatan terkait konsekuensi besar atas agresi Israel ke Gaza, Palestina. Abdullah memprediksi akan terjadi "ledakan regional" jika agresi Israel ke Gaza terus berlanjut.
Ia menolak segala hasil perang Israel-Gaza yang membuat terulangnya pendudukan di wilayah tersebut.
"Skenario apa pun... untuk menduduki kembali sebagian wilayah Gaza atau mendirikan zona penyangga di dalamnya akan memperburuk krisis dan menjadi agresi terhadap hak-hak Palestina", ungkap Abdullah.
Pernyataan Abdullah ini dikeluarkan beberapa hari setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperkirakan Israel akan mengambil tanggung jawab keamanan secara keseluruhan di Gaza, dikutip dari The National News.
Lebih dari sepuluh juta penduduk Yordania merupakan keturunan Palestina. Hal ini yang menjadi salah satu dasar atas dukungan Yordania kepada Palestina.
Pelanggaran kekerasan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem akan mendorong situasi di wilayah tersebut menuju ledakan konflik yang menyebar.
Selain itu, Abdullah meminta agar agresi Israel segera dihentikan dengan pembahasan lebih lanjut terkait solusi dua negara.
"Solusinya dimulai dari sana. Jalur lain mana pun akan mengakibatkan kegagalan dan lebih banyak siklus kekerasan dan kehancuran,"katanya.
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Al-Safadi juga menyampaikan penolakan agresi militer Israel sebagai perang pembelaan diri saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken pada pekan lalu, dikutip dari Middle East Monitor.
Parlemen Yordania memilih komite hukumnya untuk meninjau ulang terkait perjanjian dengan Israel, termasuk perjanjian damai 1994.
Yordania memanggil duta besarnya di Israel pada 1 November untuk ikut memprotes perang yang membunuh warga sipil tidak bersalah di Gaza.
Sementara itu, lebih dari 11.100 warga Palestina tewas akibat agresi Israel di Gaza. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah korban jiwa itu termasuk 4.609 anak-anak dan 3.100 wanita.
Sedangkan, Kementerian Kesehatan mencatat sebanyak 28.200 orang mengalami luka-luka.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan