Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
67 Kasus Gigitan Rabies di Jembrana, Jumlah VAR Masih Aman hingga Akhir Tahun
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Vaksin anti rabies (VAR) di Jembrana dipastikan aman hingga akhir tahun ini, meski masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap serangan HPR positif rabies.
Hingga November 2023, terdapat 67 kasus HPR Positif rabies di Jembrana, dan pemerintah berkomitmen mencapai 75 persen vaksinasi rabies terhadap HPR pada akhir tahun.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jembrana, kasus gigitan HPR positif rabies terhadap manusia mencapai 167 kasus hingga September 2023, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 439 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan, dr Made Dwipayana, mengingatkan pentingnya penanganan pada hewan sebagai faktor utama untuk mengurangi serangan HPR positif rabies pada manusia.
"Ketersediaan stok VAR dan SAR di Jembrana masih aman hingga akhir tahun, bahkan tahun depan. Jika ada serangan HPR, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah penanganan awal dan segera mendapatkan layanan VAR di faskes terdekat," ungkapnya.
Dalam konteks permintaan VAR dari daerah lain, Dwipayana menekankan agar permintaan tersebut sesuai dengan SOP dan disampaikan melalui instansi terkait, demi kemanusiaan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, I Wayan Sutama, menambahkan bahwa kasus HPR positif rabies di Jembrana cenderung menurun, dan upaya vaksinasi akan ditingkatkan untuk mencapai target sekitar 75 persen hingga akhir tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2040 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun