Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
PM Qatar Buka Suara Soal Doha Jadi Mediator Negosiasi Israel-Hamas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Mohammed bin Abdulrahman Al Thani buka suara usai Qatar menjadi mediator negosiasi Israel dan Hamas.
Al Thani mengatakan mediasi itu menghadapi tantangan "yang sedikit" terkait kesepakatan untuk membebaskan lebih dari 200 sandera di Gaza.
Eks Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed juga melontarkan komentar serupa.
"Tantangan yang masih ada dalam negosiasi ini sangat kecil. Itu lebih bersifat logistik, lebih bersifat praktis," ujar Mohammed, dikutip Al Jazeera, Selasa (21/10).
Di kesempatan terpisah, Mohammed juga mengungkapkan Hamas dan Israel kian dekat mencapai kesepakatan.
Salah satu sumber yang mengetahui negosiasi ini mengatakan pada 15 November Qatar mengupayakan kesepakatan Israel dan Hamas untuk menukar 50 tawanan sebagai imbalan gencatan senjata tiga hari.
Lebih lanjut, dia menerangkan pada saat itu pejabat tersebut mengatakan garis besar telah disepakati. Namun, Israel masih perlu merundingkan rincian-rincian yang lain.
Akhir pekan lalu, media Amerika Serikat melaporkan kesepakatan tentatif antara Israel dan Hamas telah tercapai. Mereka setuju membebaskan perempuan dan anak yang disandera dengan imbalan penghentian peperangan.
Salah satu sumber dalam laporan itu menyebut semua pihak akan menghentikan operasi tempur setidaknya lima hari dan tawanan akan dibebaskan dalam kelompok kecil.
Namun, Gedung Putih membantah laporan tersebut. Mereka menyatakan pembicaraan soal negosiasi masih berlangsung.
Qatar menjadi perantara dalam negosiasi untuk membebaskan mereka yang ditawan usai Hamas melancarkan serangan ke Israel pada 7 Oktober.
Usai serangan Hamas, Israel mendeklarasikan perang dan melancarkan agresi ke Palestina.
Tak lama setelah itu, mereka memblokade total Jalur Gaza dan sangat membatasi bantuan kemanusiaan.
Selama agresi, Israel menggempur warga dan objek sipil seperti rumah sakit, sekolah, hingga tempat ibadah. Imbas gempuran itu, lebih dari 13.300 jiwa di Palestina meninggal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan