Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tahun Baru, Pengelola DTW Tanah Lot Terapkan Harga Tiket Baru
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pada awal 2024 pengelola Daerah Tujuan Wisata (DTW) Tanah Lot akan menerapkan harga tiket baru. Pemberlakukan ini akan dimulai pada 1 Januari 2024. Kenaikan harga tiket ini telah melakukan kajian beberapa bulan hingga akhirnya dipastikan untuk meningkatkan harga tiket.
“Mulai 1 Januari 2024 akan kami naikkan,” kata Humas DTW Tanah Lot Putu Erawan Rabu, (29/11).
Seiring dengan kenaikan ini, DTW Tanah Lot akan melakukan perbaikan fasilitas terutama renovasi toilet di beberapa titik di sekitar area parkir.
“Sudah kami rencanakan perbaikan agar membuat wisatawan lebih nyaman,” ujarnya.
Kenaikan harga tiket masuk di DTW Tanah Lot seperti tiket anak domestik Rp 15.000 menjadi Rp 20.000. Tiket dewasa domestik Rp 20.000 menjadi Rp 30.000. Tiket anak mancanegara Rp 30.000 menjadi Rp 40.000. Tiket dewasa mancanegara Rp 60.000 menjadi Rp 75.000.
Sementara untuk kunjungan, menjelang akhir November 2023 DTW Tanah Lot sudah dikunjungi 1,8 juta orang wisatawan. Dari jumlah kunjungan wisatawan itu telah menghasilkan pendapatan mencapai Rp 67.6 miliar.
Kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot sudah normal seperti saat sebelum pandemi covid-19. Setiap hari jumlah kunjungan wisatawan berkisar 4.000 – 5.000 orang wisatawan. Sampai hari Selasa kemarin, total jumlah kunjungan wisatawan tercatat sejumlah 1.804.903 orang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun