Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Netanyahu Kukuh Tak Akan Hentikan Agresi di Gaza Hingga Tumpas Hamas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Netanyahu Kukuh Tak Akan Hentikan Agresi di Gaza Hingga Tumpas Hamas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan perang di Jalur Gaza, Palestina, tidak akan berhenti hingga berhasil "menumpas" kelompok Hamas.
Selain menggunakan kekuatan militer untuk menghancurkan Gaza, Netanyahu mengatakan upaya diplomatik berhasil membuat sandera Israel dibebaskan oleh Hamas.
"(Perang) akan terus berlanjut sampai kita mencapai semua tujuan kita, yaitu mendapatkan kembali para sandera dan melenyapkan Hamas," kata Benjamin Netanyahu saat konferensi pers pada Sabtu (2/12) waktu setempat, dikutip dari Al Jazeera.
"Operasi darat diperlukan utnuk mencapai tujuan yang disebutkan sebelumnya," tambahnya.
Selain itu, Netanyahu kukuh bahwa pasukan militer Israel tidak melanggar peraturan hukum internasional saat melancarkan agresi di Gaza.
Padahal, Israel terang-terangan melakukan pelanggaran hukum internasional. Setidaknya terdapat tiga hukum internasional yang dilanggar Israel selama agresi.
Mereka menyerang warga sipil hingga korban jiwa yang berjatuhan mencapai lebih dari 15.000 sejak agresi dimulai pada 7 Oktober lalu.
Israel juga menyandera, memblokir kebutuhan dasar, pemindahan paksa warga sipil, hingga menyerang rumah sakit dan tempat ibadah.
"Ini adalah perang jangka panjang, tapi pada akhirnya kita akan memenangkan perang ini," katanya.
Selain itu, Israel dan Hamas tidak menemui kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata hingga berakhir pada Jumat (1/12).
Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, sepakat gencatan senjata pada 24 November dan diperpanjang hingga dua kali.
Dalam periode gencatan senjata yang berlangsung selama sepekan itu, Netanyahu mengatakan pasukan militernya menghabiskan waktu untuk melanjutkan agresinya di Gaza.
"Tentara kami bersiap selama hari-hari gencatan senjata untuk meraih kemenangan total melawan Hamas," pungkasnya.
Setelah gencatan senjata berakhir, sejauh ini dilaporkan lebih dari 180 warga Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka usai Israel kembali menyerang Gaza.
Sedangkan, total korban jiwa setelah agresi Israel dimulai pada 7 Oktober lalu mencapai lebih dari 15.000 yang didominasi perempuan dan anak-anak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan