Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bombardir Israel Makin Asal-asalan, 61 Persen Rumah Warga Gaza Hancur
beritabali.com/cnnindonesia.com/Bombardir Israel Makin Asal-asalan, 61 Persen Rumah Warga Gaza Hancur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan Israel terhadap Palestina semakin sembarangan sehingga menyebabkan 61 persen rumah dan permukiman sipil di Jalur Gaza hancur.
Catatan itu diungkapkan kelompok perlawanan Hamas yang menyusuri wilayah Gaza sejak serangan 7 Oktober lalu.
Serangan Israel itu juga disebut telah menjatuhkan 50 ribu ton bahan peledak yang menghancurkan berbagai bangunan di Gaza.
"Selama agresi terhadap Gaza, pesawat Israel telah menjatuhkan lebih dari 50.000 ton bahan peledak ke rumah warga sipil, ruma sakit, sekolah, dan institusi sipil," ungkap Hamas, seperti diberitakan CNN pada Selasa (5/12).
Hamas mencatat total bangunan yang terkena dampak serangan Israel setidaknya mencapai 305.000 unit. Dari total tersebut, 52.000 unit hancur total dan 253.000 unit rusak sebagian.
Kerusakan juga dialami gedung-gedung pemerintahan hingga fasilitas pendidikan. Terdapat setidaknya 121 gedung pemerintah dan 69 sekolah yang rusak dan tidak berfungsi sama sekali, sementara 275 sekolah lainnya rusak sebagian.
Imbas kerusakan itu, Hamas menuntut 1.000 unit truk bantuan harian segera disalurkan ke Gaza. Wilayah itu juga disebut membutuhkan satu juta liter bahan bakar untuk membangun kembali fasilitas vital yang hancur akibat serangan Israel.
Sementara itu, agresi Israel terhadap Palestina masih bergulir sejak 7 Oktober. Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan sekitar 16 ribu warga Palestina tewas akibat agresi brutal Israel dalam periode yang sama.
Sekitar 70 persen korban tewas ini merupakan anak-anak dan perempuan. Jumlah korban tewas akibat agresi militer Israel ke Palestina bahkan telah melebihi jumlah korban meninggal invasi Rusia ke Ukraina yang berlangsung sejak Februari 2022 lalu.
Agresi itu juga terus berlanjut meski sempat terjadi gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan di Palestina, Hamas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan