Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Eiger Ekspansi Toko Pertama di Asia Tenggara, Tancap Bendera di Kuala Lumpur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Akhir tahun 2023, Eiger Adventure (EIGER) brand penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang asal Indonesia, hadir perdana di Malaysia. Pembukaan toko perdana di Malaysia dilakukan pada Jumat (8/12) berlokasi di Kota Kuala Lumpur.
Malaysia, memiliki iklim tropis dengan keindahan alam yang hampir serupa dengan Indonesia. Eiger menawarkan berbagai kebutuhan perlengkapan kegiatan luar ruang, untuk mengeksplorasi eksotisnya alam Malaysia, sekaligus ajang kampanye pariwisata Indonesia kepada publik Malaysia.
Riadi Suwarno Global Business General Manager Eiger mengatakan, Soft opening toko Eiger perdana di Malaysia dilakukan Desember 2023 dan Grand Launching akan dilakukan di awal tahun 2024.

“Sekali lagi, Eiger membuktikan brand asli Indonesia bisa bersaing di level global. Setelah Maret lalu membuka toko global pertama di kaki Gunung Eiger tepatnya di Kota Interlaken, Swiss, kali ini Desember 2023 Eiger melakukan ekspansi pembukaan toko pertama di regional Asia Tenggara. Berlokasi di lantai satu MyTOWN Shopping Centre, Kuala Lumpur, Malaysia,” ujar Riadi.
Usai melakukan soft opening toko perdana Eiger di Kuala Lumpur Malaysia, Eiger mengirimkan undangan terbuka bagi siapapun komunitas pegiat alam bebas, warga Malaysia, bahkan masyarakat Indonesia untuk mengeksplorasi indahnya alam Malaysia.
Riadi mengatakan, pada Januari 2024 atau satu bulan ke depan, Eiger akan melakukan grand opening untuk toko perdananya di regional Asia Tenggara ini.
“Satu bulan ke depan, Eiger akan mengajak influencer, Key Opinion Leader (KOL), komunitas, pegiat alam bebas, juga jurnalis Malaysia untuk hadir pada acara grand opening toko Eiger perdana di Malaysia. Mengenalkan Eiger sebagai brand asal Indonesia yang memberikan kualitas, fungsi, dan kenyamanan produk untuk digunakan mengeksplorasi keindahan alam Malaysia, sekaligus mempromosikan wisata Indonesia yang juga tak kalah indahnya,” ujar Riadi.
Ekspansi di Malaysia tak hanya di satu lokasi, Riadi menambahkan akan ada pembukaan beberapa toko Eiger lainnya di Asia Tenggara sepanjang tahun 2024 nanti.
“Eiger memberikan kemudahaan akses bagi publik di Asia Tenggara untuk mendapat produk luar ruang dengan fungsi dan kualitas yang teruji. Sudah 35 tahun brand Eiger lahir dan tumbuh bersama berbagai pegiat alam dan komunitas di Indonesia,” tambah Riadi.
Berbagai lini produk unggulan untuk pasar Malaysia sudah disiapkan Eiger. Jason Wuysang, Marketing General Manager Eiger mengatakan, Eiger memiliki berbagai produk yang terbuat dari material daur ulang, misalnya diolah dari limbah botol plastik PET menjadi serat kain.
“Beberapa produk Eiger khususnya jenis plastik dan pakaiannya sudah menggunakan material daur ulang dari botol plastik bekas, material yang mudah terurai kembali ke alam menjadi kompos, juga material dari bahan dasar kapas organik,” ujar Jason.
Sementara itu, sebagai brand asal Indonesia, riset Eiger menemukan banyak warga Malaysia yang jauh-jauh datang ke Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Bali atau kota-kota lain di Indonesia untuk berlibur, kemudian menyempatkan mampir ke toko Eiger di kota-kota tersebut.
“Kondisi alam Malaysia yang tidak berbeda dengan Indonesia menjadikan banyak warga Malaysia juga mencari produk-produk untuk berkegiatan luar ruang seperti di Indonesia. Semoga hadirnya toko Eiger perdana di Malaysia akan semakin memudahkan akses untuk mendapatkan berbagai produk yang berkualitas untuk eksplorasi alam Malaysia,” tutup Jason.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun