Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Israel Usir Warga Gaza, Kini Minta AS Tekan Mesir Tampung Pengungsi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel meminta Amerika Serikat untuk menekan Mesir menampung pengungsi Palestina yang terusir dari Jalur Gaza.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanya ke Presiden AS Joe Biden apakah bisa menekan pemerintahan Presiden Abdul Fattah El Sisi menerima sebagian penduduk Jalur Gaza ke negara itu selama agresi berlangsung.
Permintaan Netanyahu tertuang dalam laporan media AS, The Washington Post, yang dirilis pada Kamis (21/12).
Sejumlah pejabat Israel mendukung opsi itu, demikian dikutip Middle East Eye.
Pada November lalu, Israel mengusir warga Gaza utara karena ingin menggempur habis-habisan Hamas. Penduduk wilayah itu lantas ramai-ramai berpindah ke Gaza selatan.
Namun, pada akhir November, Israel menyerang wilayah Gaza selatan, tempat banyak penduduk mengungsi.
Penduduk Gaza kini tak lagi memiliki tempat yang aman lantaran nyaris setiap sudut Palestina digempur Israel.
Sejak awal agresi, Israel menyerang warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.
Hingga kini total korban tewas di Palestina imbas gempuran Israel mencapai lebih dari 20.000 jiwa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun