Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Unik dan Ramah Lingkungan, Kreasi Pohon Natal di Hotel Ini Dibuat dari Daun Lontar
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menyambut hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), industri pariwisata khususnya di daerah Kuta, Badung terlihat mulai mendekorasi tempatnya dengan ornamen bernuansa natal dengan keunikan tersendiri.
Seperti salah satunya di salah satu hotel di daerah Seminyak, Badung yang membuat dekorasi pohon natal berbahan dasar daun ental atau lontar.
I Wayan Karta, General Manager dari The 101 Bali Fontana Seminyak, Badung mengatakan, alasan memakai bahan baku daun lontar yang berasal dari alam agar terlihat lebih alami.
"Terpenting bahan pohon natal setelah selesai digunakan nantinya tidak mencemari lingkungan sekitar," jelasnya saat ditemui langsung di hotelnya belum lama ini di Seminyak, Kabupaten Badung.
Ia menjelaskan dalam proses pembuatan pohon natal setinggi lima meter ini menghabiskan 10 ikat daun lontar ukuran besar dan membutuhkan waktu selama 21 hari serta melibatkan empat orang.
Baca juga:
Viral Pohon Natal Unik Bikin Salfok
"Lumayan habis daun pohon lontanya serta pengerjaanya juga mencapai 21 hari lamanya," ujarnya.
Karta mengaku setiap tahunnya selalu membuat pohon natal berbahan baku dari alam.
Menanggapi dekorasi pohon natal tersebut, salah satu tamu hotel asal Surabaya, Satria mengaku terkesan karena berbahan dasar dari daun ental.
"Saya baru pertama kali melihatnya," cetusnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan