Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Xi Jinping Percaya Diri Taiwan Bakal Bersatu Lagi dengan China
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Xi Jinping percaya diri bahwa Taiwan pada akhirnya akan kembali bersatu di bawah kontrol China sepenuhnya.
Hal itu diutarakan Xi saat berpidato di peringatan 130 tahun ulang tahun pendiri Republik Rakyat China Mao Zedong di Beijing pada Selasa (26/12).
"Reunifikasi seutuhnya dari tanah air kita merupakan tren umum, tujuan yang baik, dan aspirasi bersama masyarakat. Tanah air kita harus dipersatukan kembali, dan pasti akan dipersatukan kembali," kata Xi dalam pidatonya yang disampaikan di Aula Besar Rakyat di Beijing.
"(Kami) dengan tegas menentang siapa pun yang menggunakan cara apa pun berusaha memisahkan Taiwan dari China," papar Xi menambahkan.
Dalam pidatonya itu, Xi memuji pemikiran politik Mao sebagai "harta karun spiritual" yang berharga bagi bangsanya.
Xi juga menggaungkan seruan persatuan kepada rakyat China dalam kesempatan itu.
"(Kita harus bekerja) untuk memungkinkan partai kita mematuhi misi awalnya.. menjaga vitalitas dan semangat, dan memastikan bahwa partai kita tidak pernah merosot, tidak pernah berubah warna, dan tidak pernah kehilangan cita rasa," ucap Xi seperti dikutip The South China Morning Post.
Hubungan China dan Taiwan memang terus memanas dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2022, relasi Taipei-Beijing bahkan makin tegang menyusul upaya Taiwan yang terus ingin memerdekakan diri.
Beberapa kunjungan pejabat asing ke Taiwan termasuk lawatan Ketua DPR AS Nancy Pelosi juga sempat membuat China marah besar sampai mengepung pulau kecil di tenggara itu dengan berbagai simulasi perang.
Baru-baru ini, Presiden Xi bahkan secara blak-blakan mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden bahwa Beijing akan menyatukan kembali Taiwan dengan China daratan, dalam waktu yang belum ditentukan.
Hal ini diungkapkan tiga pejabat AS yang mengetahui pembicaraan Xi dan Biden di pertemuan KTT APEC San Francisco awal November lalu, demikian dilaporkan NBC News.
Xi mengatakan kepada Biden bahwa China akan mengambil alih Taiwan secara damai, bukan dengan kekerasan.
Pernyataan Xi merujuk pada desas-desus publik dari para pemimpin militer AS, yang mengatakan bahwa China berencana mengambil alih Taiwan pada tahun 2025 atau 2027.
Namun Xi Jinping menegaskan kepada Biden bahwa prediksi itu salah, karena dia belum menentukan kerangka waktunya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan