Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Korut Paksa Ratusan Warga Tonton Eksekusi Mati di Cuaca 'Beku'
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara dilaporkan memaksa ratusan warga untuk menyaksikan eksekusi mati seorang pria di tengah cuaca sangat dingin hingga minus 15 derajat Celsius.
Radio Free Asia memberitakan Korut mengeksekusi mati pria di depan ratusan warga karena membunuh wanita saat berusaha mencuri kacang dari perempuan Korut tersebut.
Sebanyak ratusan orang dikumpulkan otoritas rezim Kim Jong Un untuk menyaksikan eksekusi mati pria 23 tahun yang membunuh wanita tersebut.
"Pada pagi tanggal 19, hari eksekusi mati di publik, perintah dikeluarkan dari keamanan sosial provinsi kepada para warga sekitar untuk berkumpul di lapangan terbang Hyesan pada pukul 2 siang," ujar salah satu warga Provinsi Ryanggang yang dirahasiakan identitasnya kepada RFA.
"Kami harus berdiri selama dua jam di cuaca suhu udara minus 15 derajat Celsius, menahan embusan angin dingin di lapangan kosong yang memutih tertutup salju," ia menambahkan.
Pria itu sebelumnya dinyatakan bersalah membunuh perempuan dan mencoba mencuri kacang 10 kilogram senilai Rp92 ribu dari wanita tersebut.
Terdakwa kemudian dieksekusi mati oleh regu tembak Korut yang disaksikan ratusan warga Korut.
Eksekusi mati tersebut dilakukan di lapangan terbang Hyesan, Korut.
Pria tersebut dibawa dari penjara ke tengah lapangan, kemudian langsung ditembak mati oleh regu tembak.
"Pihak berwenang mengatakan bahwa pria muda yang ditembak mati itu melakukan pembunuhan saat mencoba mencuri kacang 10 kilogram dalam suatu malam pada akhir bulan lalu," ujar warga Korut tersebut.
Di Korut, 10 kilogram kacang dihargai hingga 50 ribu won atau setara Rp92 ribu. Jumlah itu bisa mencukupi kebutuhan makan satu keluarga selama sepekan.
Sebanyak 12 orang lainnya juga dijatuhi hukuman penjara 10 tahun atas tindak kejahatan seperti perampokan, penipuan, pemalsuan, upaya kabur dari Korut dan pengedaran narkoba.
Sementara itu, lapangan terbang Hyesan sebelumnya jadi tempat eksekusi mati sembilan terdakwa pada Agustus atas tuduhan menyelundupkan daging sapi. Terdakwa lain yang dieksekusi mati pada September karena kasus pencurian penisilin.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan